Peringatan 22 Juni
Di Rusia, 22 Juni adalah tanggal penting karena merupakan "Hari Peringatan dan Kesedihan".
Momen tersebut menandai tanggal Nazi Jerman pimpinan Hitler menyerbu Uni Soviet pada Perang Dunia Kedua.
Peringatan serupa juga dilangsungkan di Ukraina dan Belarus, negara tetangga yang ketika itu merupakan bagian dari Uni Soviet.
Perang di negara-negara itu berlangsung selama 1.418 hari, terhitung dari 22 Juni 1941.
Para pakar sejarah memperkirakan ada sekitar 27 juta tentara Soviet dan warga sipil yang tewas selama perang tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan meletakkan bunga untuk menghormati para korban jiwa.
Putin pada Februari tahun ini mengerahkan pasukannya dalam gerakan yang ia sebut sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina untuk mencabut akar Nazi di negara itu.
Untuk menandai peringatan, Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu menerbitkan dokumen-dokumen lama dari awal Perang Dunia II.
Baca Juga: Tiga Hal Mengapa Rencana Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia Perlu Diapresiasi
Penerbitan itu dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Jerman ketika itu berniat menuding pasukan Soviet mengebomi gereja-gereja dan taman-taman pemakanan sebagai pembenaran untuk melakukan invasi.
"Sama seperti saat ini, pada 1941, Nazi menyiapkan provokasi untuk mendiskreditkan negara kita," kata kemenhan Rusia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri