- Dokter Dyandra Parikesit menyatakan pola hidup tidak sehat memicu gangguan saluran kemih pada pria usia produktif di Indonesia.
- Pria usia 30 tahun perlu melakukan skrining reproduksi dan analisis sperma guna mendeteksi dini masalah kesuburan sejak awal.
- Pria usia 45 tahun ke atas wajib melakukan pemeriksaan fungsi ginjal serta prostat untuk mencegah penyakit serius nantinya.
SuaraSulsel.id - Spesialis Urologi Eka Hospital MT Haryono dr. Dyandra Parikesit mengatakan pola hidup masyarakat modern yang minim bergerak, tingkat stres tinggi serta faktor genetik membuat pria di usia produktif kerap alami kesehatan saluran kemih.
"Banyak pria sering kali mengabaikan gejala gangguan saluran kemih dan baru ke dokter saat gejalanya memburuk. Meski dianggap penyakit orang tua, faktanya saat ini gangguan saluran kemih bisa dialami pria di usia berapa saja," kata dr. Dyandra Parikesit, Jumat (12/6).
dr. Dyandra mengatakan salah satu tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah saluran kemih adalah skrining kesehatan urologi pria berdasarkan kelompok usia.
Untuk usia 30, fokus pada program kehamilan dan kesehatan reproduksi sebab pria umumnya berada di puncak masa produktif dan masa keemasan karier.
Tekanan pekerjaan yang memicu stres tinggi, kebiasaan merokok, serta pola hidup yang terlalu banyak duduk menjadi pemicu utama gangguan urologi pada usia muda.
Analisis sperma wajib bagi pria yang sedang merencanakan program kehamilan bersama pasangan.
Melalui pemeriksaan laboratorium terhadap sampel semen, dokter dapat mengevaluasi kuantitas, pergerakan, dan bentuk sperma.
"Ada juga deteksi dini varikokel untuk mendeteksi varikokel yaitu pembengkakan pembuluh darah vena di dalam kantung testis. Varikokel merupakan salah satu penyebab utama infertilitas pria yang paling sering ditemukan pada usia produktif, namun sering kali tidak disadari," ujarnya.
Untuk usia 45 ke atas, lanjutnya, perlu dilakukan evaluasi fungsi seksual & gejala awal prostat sebab tubuh pria mulai mengalami penurunan produksi hormon testosteron secara perlahan serta berkurangnya elastisitas jaringan saluran kemih.
Baca Juga: 7 Penyakit Ini Bisa Menyerang Jemaah Haji Setelah Tiba di Indonesia
Evaluasi disfungsi ereksi sering menjadi penanda adanya kerusakan pembuluh darah.
Kondisi ini umumnya berkaitan erat dengan penyumbatan pembuluh darah akibat penyakit jantung koroner, hipertensi, atau diabetes mellitus.
Pemeriksaan fungsi ginjal berkala untuk memantau kadar Ureum dan Kreatinin. Skrining ini bertujuan untuk menilai kemampuan filtrasi ginjal dalam menyaring sisa metabolisme, sehingga tanda-tanda gagal ginjal dapat diidentifikasi sejak awal.
"Pemantauan gejala berkemih meliputi aliran urin yang melemah, harus mengejan saat berkemih, urin menetes di akhir BAB, atau sering terbangun di malam hari hanya untuk buang air kecil," kata dr. Dyandra.
Usia 50 tahun ke atas wajib melakukan pemeriksaan saluran kemih tahunan. Pada fase ini, kelenjar prostat pria mengalami pertumbuhan sekunder yang rentan memicu keganasan.
Selain itu ada juga pemeriksaan darah sederhana untuk mengukur kadar protein PSA yang diproduksi oleh kelenjar prostat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu