SuaraSulsel.id - Husnia, seorang petugas kebersihan di Tempat Pembuangan Akhir Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, minta keadilan penegak hukum.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Husnia mengaku korban pengeroyokan, malah dijadikan tersangka oleh polisi.
Saat ini, kasus laporan atas dirinya yang dijadikan tersangka, telah dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Kendari. Sudah telah masuk tahap dua.
Menurut Husnia, dia bersama suami dan empat anaknya menumpang di sebidang tanah milik Jafar di Laute baru, Kelurahan Tobuha, Kecamatan Puuwatu.
Namun lahan tersebut diklaim oleh Suyati. Suyati mengatakan, lahan tersebut milik saudaranya bernama Lahana dan Warimpu.
Husnia mengaku sering diusir dan dimaki. Hingga anaknya, Ashara yang masih berumur 5 tahun merasa trauma berat. Sering bersembunyi di dalam lemari, ketika Warimpu datang memaki dirinya setiap hari.
"Saya sedang menjemur pakaian, kembali didatangi oleh Warimpu dan memaki saya, anak saya lari sembunyi dan menangis ketakutan," katanya, Rabu (25/5/2022).
Karena tidak tahan terus dimaki, Husnia lalu mempertanyakan maksud kedatangan Warimpu ke rumahnya dan memakinya.
"Hingga tangan saya dipegang oleh Warimpu, hingga kami berkelahi," ungkap Husnia.
Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Pengedar 1,4 Kg Sabu, Begini Kronologinya
Saat perkelahian tersebut, suami Warimpu datang dan memanggil anak-anaknya agar membantu ibunya, dan kedua anaknya datang dan memukul Husnia.
"Hingga saya mengalami bengkak pada bagian punggung," bebernya.
Anehnya, Warimpu yang datang melakukan pengeroyokan melapor ke Polsekta Mandonga. Sehingga Husnia ditahan dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kendari.
"Namun saya bingung. Kenapa hanya saya yang ditahan, sementara Warimpu dan anaknya yang mengeroyok saya tidak ditahan," herannya.
Ia pun mengaku, butuh keadilan atas penahanan dirinya. Menurut Husnia, ia menjadi korban pengeroyokan.
"Saya ikhlas menjalankan hukuman ini jika saya memang salah, namun saya butuh keadilan kepada penegak hukum atas perbuatan Warimpu dan anaknya yang ikut memukul dan mengeroyok saya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 19 Rumah dan Satu Mobil Rusak
-
Berapa Jumlah Pajak Warga Sulsel Sepanjang 2025? Ini Data Perpajakan
-
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Malam Pintu Langit Dibuka
-
Tawuran Lagi! Satu Warga Tewas di Makassar