SuaraSulsel.id - Siswi Sekolah Dasar atau SD di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, menjadi korban pemerkosaan. Saat pulang dari sekolah.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, korban juga diancam akan dibunuh. Jika menceritakan peristiwa tersebut kepada rekan atau kerabatnya.
Namun korban tetap berani mengadukan peristiwa tersebut kepada ayahnya HLB dan dilaporkan ke Polres Sabu Raijua.
Laporan kasus ini tertuang dalam laporan polisi nomor BP 05 /I/2022 dengan tersangka IHKM alias Ivan alias Leo (20 tahun), warga Kabupaten Sabu Raijua. Berprofesi sebagai tukang ojek.
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Jakob Seubelan mengatakan, sesuai pengakuan korban, awalnya sekitar pukul 11.30 Wita, korban bersama temannya EMU pulang dari sekolah dan hendak berjalan ke rumah.
Namun dalam perjalanan, tiba-tiba korban dan temannya bertemu dengan pelaku Leo.
Pelaku mendekati korban dan menarik tangan EMU, namun EMU memberontak dan pelaku membanting EMU ke tanah.
Saat EMU jatuh ke tanah, EMU berhasil lari ketakutan dan menghindar. Pelaku kemudian mendekati korban dan menarik tangan korban.
Pelaku selanjutnya menyuruh EMU segera lari kalau tidak pelaku akan membunuh EMU.
EMU pun lari meninggalkan korban dan korban hanya bisa menangis.
Pelaku menarik tangan korban dan membawa korban ke semak-semak agar tersembunyi. Pelaku mengancam agar korban jangan berteriak.
“Kalau teriak maka saya akan bunuh kau, begitu ancaman pelaku kepada korban saat itu," kata Kapolres, Selasa (17/5/2022).
Mendengar ancman pelaku tersebut, korban sangat takut dan hanya diam dan menangis. Tidak bisa berbuat apa-apa.
Usai memperkosa korban, pelaku minta korban memakai kembali celana dan baju korban.
Saat itu pelaku mengancam akan membunuh korban jika korban menceritakan peristiwa tersebut ke orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya