SuaraSulsel.id - Dendy (bukan nama sebenarnya) dibekuk polisi pada akhir bulan Maret 2022. Ia terbukti menipu dan menggelapkan harta sejumlah wanita yang dikenalnya lewat media sosial.
Kejadiannya di Kota Makassar pada Januari 2022. Ceritanya begini;
Dendy adalah seorang pengangguran. Rumah tangganya berantakan karena terhimpit masalah ekonomi.
Sang istri tiap hari ribut dan banyak tuntutan. Sementara Dendy tak punya kerjaan.
Sang istri makin murka melihat Dendy yang tiap hari hanya tinggal di rumah. Kurang berusaha dan malah bermalas-malasan.
Dendy kemudian terdesak bagaimana caranya mendapatkan pundi-pundi rupiah. Bermodalkan wajah tampan, ia pun memanfaatkan aplikasi pencari jodoh di media sosial.
Bukan untuk berselingkuh. Dendy berinisiatif mengelabui wanita kesepian di media sosial untuk diambil hartanya.
Modusnya, Dendy mengaku sebagai seorang pengusaha. Gayanya necis. Mobil mewah disewa agar mangsanya percaya.
Biar lebih meyakinkan, Dendy melakukan apa yang dilakukan biasanya oleh pria idaman. Memberi perhatian sampai mendengar segala keluhan wanita itu.
Ketika korban lengah, giliran Dendy bermain mata. Sejumlah harta milik sang wanita ditilep. Mulai dari HP hingga dompet.
Dalam waktu singkat, taraf hidup Dendy meningkat cepat. Sang istri yang kini tahu modus suaminya tidak peduli.
Mereka bahkan melakukan aksinya dengan bekerja sama. Dendy menjaring mangsa dan mengeksekusi, sementara sang istri yang menggadai barang.
Semakin sering beraksi, semakin sering pula Dendy memperdayai. Ia begitu jeli, sehingga korban tak curiga sama sekali.
Saat korbannya sadar, barulah mereka melaporkan ke polisi. Puncaknya pada 24 Maret 2022.
Polisi berhasil melacak keberadaannya. Sebelumnya ia sudah jadi buron selama 2 bulan.
Berita Terkait
-
Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Berawal dari TikTok, Lagu Masa Depanmu Milik Danil Muzik Raup Jutaan Streaming
-
Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis
-
Singa di Media Sosial, Anak Kucing di Ruang Kuliah: Mengapa Kita Gagap Menulis Ilmiah?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya