SuaraSulsel.id - Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang memiliki banyak tanaman kelapa dinilai berpeluang memproduksi minyak goreng sendiri.
"Kabupaten Bone merupakan wilayah subur yang bisa ditanami berbagai komoditas. Sehingga kami meminta masyarakat Bone mulai berpikir untuk membuat minyak goreng sendiri dengan memanfaatkan buah kelapa biasa," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada akhir pekan di Makassar, menanggapi potensi Kabupaten Bone.
Dia mengatakan, harga minyak di dunia ini sedang naik semua. Di Afrika, Filipina, Malaysia, Singapura dan negara lain juga tinggi.
Karena itu, ia berharap ke depan sudah ada produksi minyak kelapa dari Bone yang memiliki lahan yang sangat luas.
Selain potensi kelapa, lanjut dia, tanaman kedelai juga sangat berpeluang untuk diproduksi secara massal dengan melibatkan masyarakat setempat.
Dengan jumlah produksi kedelai yang banyak ke depan dan harga yang menggiurkan, maka sektor pertanian ini akan membantu mensejahterakan masyarakat Bone.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bone Ambo Dalle pada keterangan terpisah mengatakan, pihaknya berterima kasih mendapat perhatian dan dukungan dari Mentan untuk meningkatkan komoditas pertanian seperti jagung, kedelai, dan kelapa di Kabupaten Bone.
"Perhatian itu harus menjadi cambuk bagi masyarakat Bone dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan menguntungkan," paparnya.
Dia mengatakan, pihaknya optimistis ke depan produsen tahu tempe tidak tergantung lagi dari kedelai impor. Karena kebutuhan lokal sudah dapat dipenuhi dari produksi kedelai dari Bone.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Ukuran Kue Buka Puasa di Kota Makassar Makin Kecil
Begitu pula dengan minyak goreng, lanjut dia, pihaknya akan mendorong masyarakat untuk menggunakan minyak goreng kelapa, sehingga tidak tertalu tergantung lagi pada minyak kelapa sawit. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika