SuaraSulsel.id - Ketua Komisi II DPR Ahmad Tandjung mengatakan, Provinsi Gorontalo memiliki potensi besar untuk dimekarkan menjadi beberapa Daerah Otonomi Baru (DOB), dan setelah dua hari berkeliling di sana dia melihat sumber daya alam Gorontalo juga mendukung sehingga dia menyimpulkan layak ada pemekaran di provinsi itu.
“Intinya dalam perjalanan dua hari ini, yang saya rekam bahwa Provinsi Gorontalo ini wilayahnya cukup luas. Kita merasakan bagaimana capeknya keliling di beberapa kabupaten. Ini menambah keyakinan kami di Komisi II untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat. Pemekaran ini sebuah keharusan untuk memajukan satu daerah dengan membentuk otonom baru,” kata dia, Rabu 30 Maret 2022.
Ia pun mengaku sangat terkesan dengan semangat masyarakat calon DOB di Provinsi Gorontalo, yang tampak antusias mengurus segala kelengkapan persyaratan DOB.
Hingga saat ini, dari hasil presentasi komite calon DOB yang dikunjungi ia menilai sudah cukup layak dan objektif.
“Semangat ini tentu tidak lepas dari peran gubernur, yang mendorong para komite untuk mempersiapkannya dengan baik,” kata dia.
Ia juga mengaku lega karena lima wilayah calon DOB, telah dikunjungi dalam waktu dua hari.
Kelima calon DOB itu adalah Gorontalo Barat, Boliyohuto, Telaga, Bone Pesisir, dan Panipi. Gorontalo Barat akan dimekarkan dari Kabupaten Pohuwato; Boliyohuto, Telaga dan Panipi dari Kabupaten Gorontalo; serta Bone Pesisir dari Kabupaten Bone Bolango. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September