Doanya terkabulkan. Penderitaan Salma perlahan mulai berkurang. Karena uluran tangan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Muhammad.
Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin itu membantu biaya pengobatan Salma. Selain membantu operasi, Pangdam juga merenovasi rumah Mansyur.
Kata Andi, itu sudah kewajibannya untuk membantu warga yang kurang mampu.
Kepala Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Kolonel Ckm dr Krisna Murti mengatakan pihaknya melakukan persiapan selama dua minggu. Untuk melakukan operasi tersebut. Sebelumnya, jadwal operasi terpaksa ditunda karena kondisi pasien sedang tidak normal.
"Targetnya sebelum bulan Maret kami sudah operasi, tapi ternyata anak Salma kondisinya kurang sehat sehingga ditunda. Kondisi gizinya kurang baik saat itu," ujarnya.
Kata Krisna, operasi itu dilakukan oleh empat orang dokter. Sementara ada 20 orang paramedis yang turut membantu.
Spesialis Bedah Anak, dr Sulmiati SpBA menambahkan, Salma menderita kelainan kongenital. Dimana kasus ini cukup sering ditemukan di dunia. Perbandingannya 1:5000 anak.
Ia menjelaskan saat operasi, Salma melewati prosedur Postero Sagital Anorekto Plasty (PSARP). Operasi sendiri berjalan kurang lebih dua jam.
Prosedur PSARP merupakan prosedur operasi dimana rektum yang terdapat pada usus besar disambungkan ke kulit agar terbentuk lubang anus.
Baca Juga: Pria Pakistan Tembak Mati Bayinya Sendiri, Motif Pembunuhan Bikin Sakit Hati
Sulmiati menjelaskan Salma sebelumnya sudah punya bakal anus, tetapi masih tertutupi. Sehingga tindakan operasi PRSARP itu memberikan jalan terbentuknya saluran anus.
Setelah dua minggu, Salma akan kembali menjalani prosedur pelebaran lubang anus. Lalu usus yang saat ini menggantikan peran anus di perut Salma akan disambungkan kembali dengan saluran anus yang telah dibuat.
"Masih ada dua atau tiga tahapan. Sekarang baru satu yang sudah dilewatinya dengan lubang di perutnya itu," tandasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kasus Kekerasan Mahasiswi Kaltara di Makassar, Gubernur: Tangkap Pelaku, Jangan Pojokkan Korban!
-
Gunung Awu Sangihe Menggeliat, Gempa Vulkanik Dangkal Meningkat
-
Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot
-
Skandal Hukum Baznas Enrekang: Kejari Ngotot Banding di Tengah Isu Pemerasan Rp2 Miliar
-
20 Tahun Duduki Fasum, 16 Lapak PKL di Samping Tol Dibongkar