SuaraSulsel.id - Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel. Untuk mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam.
Bantuan tersebut ditujukan kepada korban angin puting beliung disertai hujan di wilayah Kassi, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Jeneponto.
"Tim provinsi berangkat ke Jeneponto untuk membantu korban bencana puting beliung di Kassi, Kecamatan Tamalatea," Kata Andi Sudirman Sulaiman, Rabu 9 Maret 2022.
Kejadian terjadi pada Rabu, 9 Maret 2022 sekitar pukul 14.30 Wita. Peristiwa merusak 37 rumah dan 1 fasilitas ibadah. Korban jiwa nihil.
Setelah koordinasi dengan pemerintah setempat, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD membangun tenda pengungsi di lokasi bencana.
Bangun Rumah untuk Warga Miskin
Rasa haru dirasakan seorang Nenek bernama Badia Daeng Rante (70) yang akhirnya bisa merasakan tinggal di rumah yang layak huni, di Desa Kalimporo, Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
Nenek Badia yang hidup sebatang kara selama kurang lebih 10 tahun, tinggal di sebuah bangunan bekas gudang pupuk di desa yang sama dengan kondisi tempat tinggal yang jauh dari kata layak.
Kondisi kehidupan Nenek Badia pun menjadi perhatian Lembaga Cinta Kasih Makassar yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa setempat dan juga Tim Kementerian Sosial. Mereka bekerja sama menyediakan Nenek Badia sebuah rumah layak huni di atas lahan berukuran 6x6 meter.
Baca Juga: Lebih 6 Juta Warga Sulsel Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
Silfia dari Lembaga Cinta Kasih Makassar mengaku pembangunan rumah untuk Nenek Badia berjalan lancar. Keberhasilan ini diakuinya, juga berkat adanya dukungan dan bantuan dari Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
"Alhamdulillah, rumah Nenek Badia berhasil kita bangun. Kini Nenek Badia bisa merasakan tinggal di sebuah rumah yang layak huni. Alhamdulillah juga keberhasilan kita membangun rumah Nenek Badia berkat adanya support dan bantuan dari Bapak Plt Gubernur Sulsel," jelasnya, Rabu (9/3/2022).
Siflia juga menjelaskan, jika selama ini Nenek Badia sangat mengharapkan bisa memiliki sebuah rumah sendiri. Akhirnya impian Nenek Badia untuk dapat hidup di sebuah rumah yang layak pun terwujud berkat adanya kepedulian dari Andi Sudirman Sulaiman.
"Nenek selama ini bekerja membuat sapu lidi yang dijual seikatnya dengan harga Rp2 ribu. Dalam sehari nenek berhasil membuat 10 ikat sapu lidi. Dengan penghasilan seperti itu Nenek Badia hanya bisa menggunakan uang yang didapatnya untuk makan sehari-hari saja," ungkapnya.
Sementara itu, Nenek Badia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu dirinya untuk bisa memiliki sebuah rumah yang layak huni, termasuk kepada Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
"Terima kasih Bapak Andi Sudirman Sulaiman atas bantuannya. Mudah-mudahan Bapak dan keluarga diberikan kesehatan dan rejeki dari Allah," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Penampakan Mencekam Bendungan Bili-bili, 180 Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
-
Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap
-
Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber
-
Sulsel Tempati Peringkat IV Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas
-
Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo