SuaraSulsel.id - Daging sapi yang dijual para pedagang di Pasar Sentral Timika, Papua, hingga kini masih bertahan di harga Rp135.000 per kilogram atau tidak berubah sejak periode raya Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu.
Hamzah, salah satu penjual daging di Pasar Sentral Timika, menuturkan penjualan daging sapi saat ini cukup lesu. Lantaran konsumen banyak beralih ke konsumsi daging ayam dan ikan.
"Untuk daging sapi harganya masih stabil Rp135.000 per kilogram, itu sudah berlangsung sejak Natal dan Tahun Baru. Stoknya cukup banyak, rata-rata kiriman dari Surabaya," ujarnya.
Menurut dia, para konsumen terutama warga lokal kini banyak membeli daging ayam beku, dengan harga jual Rp40.000 per kilogram, atau sedikit mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp43.000 hingga Rp45.000 per kilogram.
Hamzah yang sudah delapan tahun membuka lapak jualan daging di Pasar Sentral Timika itu mengaku dirinya bisa menjual hingga 100 kilogram daging ayam beku dalam sehari.
Penjualan daging ayam semakin laris, lanjut dia, terutama pada awal bulan saat kebanyakan warga baru menerima gaji bulanan.
"Paling banyak itu masyarakat asli, biasanya mereka borong sampai satu karung. Kalau stok daging ayam di Timika sekarang ini cukup banyak," kata Hamzah.
Adapun telur ayam di Timika kini dijual pada kisaran harga Rp60.000 hingga Rp65.000 per rak.
Sebagaimana harga daging sapi, sejumlah jenis sayur harganya juga masih stabil.
Nursina, salah satu pedagang sayur dan bumbu di Pasar Sentral Timika mengatakan beberapa jenis sayuran malah mengalami penurunan harga seperti terong dijual eceran Rp10.000 per kilogram, buncis Rp35.000 per kilogram, sawi putih Surabaya Rp25.000 per kilogram, dan sawi putih Wamena Rp30.000 per kilogram.
Baca Juga: Nowela Rilis Single Runnin, Video Klipnya Bakal Hadirkan Empat Pahlawan Asal Papua
Adapun cabai rawit dijual Rp70.000 per kilogram, cabai keriting Rp60.000 per kilogram, cabai besar Rp70.000 per kilogram dan cabai hijau Rp50.000 per kilogram.
Jenis cabai yang mengalami kenaikan harga yaitu cabai paprika dijual Rp80.000 per kilogram.
Harga beberapa komoditas yang dijual para pedagang di Timika yaitu bawang merah Rp55.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, tomat Rp25.000 per kilogram, labu Jepang Rp25.000 per kilogram, kentang Rp25.000 per kilogram, wortel Rp25.000 per kilogram.
Selanjutnya, kacang hijau Rp30.000 per kilogram, kacang merah Rp50.000 per kilogram, kacang tanah Rp35.000 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng dari berbagai merek kini mengalami penurunan harga. Minyak goreng merek Sania dan Kunci Mas kemasan isi 1 liter dijual Rp15.000, minyak goreng merek Bimoli kemasan isi 2 liter dijual Rp45.000. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR