Muhammad Yunus
Kamis, 28 Mei 2026 | 15:49 WIB
Pesepak bola Persib Bandung Saddil Ramdani (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Madura United Ferian Rizki (kanan) pada pertandingan lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026) [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Saddil Ramdani mempersembahkan gelar juara Super League 2025/2026 bersama Persib Bandung untuk sang ibunda tercinta.
  • Pemain asal Pulau Muna ini mencatatkan sejarah sebagai atlet daerahnya pertama yang meraih trofi liga domestik.
  • Persib Bandung resmi memastikan gelar juara setelah laga penentu melawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2025.

SuaraSulsel.id - Pesepak bola Saddil Ramdani menghaturkan gelar juara Super League 2025/2026 yang ia raih bersama Persib Bandung untuk ibundanya, mengingat ia juga mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama asal Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, yang mencapai prestasi serupa.

"Pertama-tama, saya mau mengucapkan terima kasih pada ibu saya, mama saya," kata Saddil dikutip dari laman resmi Persib, Rabu (27/5).

Muna adalah sebuah pulau yang berseberangan dengan Pulau Buton dan berjarak sekira 158 kilometer dari ibu kota Sulawesi Tenggara, Kendari.

Saddil, yang didatangkan Persib pada musim ini, turut berperan dalam keberhasilan Maung Bandung menjuarai Super League 2025/2026 sekaligus memastikan triruntun gelar.

Pemain berusia 27 tahun itu tampil di 25 pertandingan Super League musim ini dan menyumbangkan tiga gol serta satu assist.

Saddil juga masuk pada menit-menit akhir laga pemungkas melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5), demi mengunci satu poin penentu gelar juara.

Selain mendedikasikan gelar juara untuk ibunya, Saddil juga menyanjung peran besar gelandang Persib Adam Alis yang disebutnya terus memotivasinya sepanjang musim ini.

"Dia selalu mengingatkan saya, 'Eh, kau di sini harus juara di sini, harus kita perjuangkan di sini karena kita pasti bisa di sini dengan komposisi semua pemain,' seperti itu," kata Saddil.

Bisikan dan keyakinan dari Adam itulah yang akhirnya membulatkan tekad Saddil untuk tampil habis-habisan musim ini.

Baca Juga: Dituduh Tendang Pemain Persib, Kelompok Suporter PSM Akhirnya Buka Suara

"Jadi itu yang menjadi motivasi saya. Jadi saya yakinkan diri, oh kita harus pastikan kita juara bersama, brother," katanya.

Adapun, gelar Super League musim ini merupakan trofi pertama sepanjang karier sepak bola Saddil, yang memulai di Persela Lamongan pada 10 tahun lalu.

Sebelumnya, prestasi terbaik Saddil adalah meraih medali perak SEA Games 2019 Filipina bersama Timnas U23 Indonesia.

Load More