SuaraSulsel.id - Empat perguruan tinggi bidang kesehatan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Makassar (Yapma) disatukan. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar.
"Hal ini untuk memenuhi tuntutan pemerintah. Agar menggabungkan perguruan tinggi yang memiliki bidang yang sama, dan sebagai bentuk efisiensi juga," kata Anggota Senat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Atta Lantara di Makassar, Kamis 27 Januari 2022.
Keempat perguruan tinggi itu adalah STIK Makassar, Akademi Hiperkes Makassar, Akademi Perawat Makassar, dan Akademi Kebidanan Makassar.
Menurut Atta, penyatuan empat perguruan tinggi adalah tuntutan dari pemerintah. Agar pengelolaan perguruan tinggi lebih efektif dan efisien.
Penyatuan keempat perguruan tinggi itu juga telah memiliki ketua baru yang dipilih secara aklamasi pada rapat senat.
Ketua STIK Makassar terpilih secara aklamasi sebagai pertama memimpin perguruan tinggi yang baru ini adalah Andi Esse Pawenrusi, S.KM, M.Kes.
Berkaitan dengan hal tersebut, wisudawan dari empat perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Makassar pun menggelar wisuda bersama yang telah digelar Selasa (25/1).
Jumlah alumni untuk pertama kalinya wisuda bersama tercatat 365 orang berasal dari keempat perguruan tinggi yakni alumni D3 Keperawatan sebanyak 36 orang, D3 Kebidanan (37), D3 Hiperkes (83), S1 Kesehatan Masyarakat (41), S1 Keperawatan (113) dan Profesi Ners (54). (Antara)
Baca Juga: Terungkap, Ide Merger Nissan-Renault Bukan Atas Kemauan Carlos Ghosn
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri Pada 19 Maret 2026
-
Muhammadiyah Lebaran Idulfitri 1447 H Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya
-
Jusuf Kalla Khawatir Kelangkaan BBM di Indonesia Akibat Perang AS - Iran
-
Mekanisme dan Tata Cara Pemesanan Penukaran Uang Melalui Kas Keliling BI
-
Ustadz Das'ad Latif Bagi-Bagi Angpao Saat Tabligh Akbar di Perayaan Cap Go Meh