SuaraSulsel.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan segera membentuk Panitia Pemilihan Wakil Gubernur Sulsel. Apabila telah menerima Surat Keputusan (SK) dari Presiden RI. Tentang penetapan defenitif Andi Sudirman Sudirman sebagai Gubernur Sulsel. Sisa masa jabatan periode 2018-2023.
"Jadi begini, pengusulan, pengesahan dan pengangkatan Pak Andi Sudirman akan dikirim ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, untuk menjadi dasar presiden membuat SK penetapan defenitifnya sebagai gubernur," tutur Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah Erbe usai rapat paripurna di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 24 Januari 2022.
Apabila SK itu sudah dikeluarkan, kata pria disapa akrab Ulla ini menjelaskan, pimpinan DPRD akan bersurat kepada semua Partai Politik pengusung. Untuk mengajukan nama-nama sebagai Calon Wakil Gubernur Sulsel. Pengganti posisi Andi Sudirman Sulaiman.
Kemudian, seluruh parpol pengusung diketahui ada tiga partai, (PDI-P, PAN, PKS) menyepakati minimal dua nama yang diajukan. Maka, pada saat itulah DPRD baru punya kewenangan menetapkan panitia pemilihan atau Panmil.
Meskipun usulan teman-teman fraksi yang disampaikan saat Rapat Paripurna DPRD segera membentuk panmil, akan tetapi masih tampung dulu sebagai masukan. Sebab, ada mekanismenya. Mengingat sudah banyak kabupaten kota mengalami keadaan hal yang sama.
"Jadi, panmil itu dibentuk setelah ada calon yang didorong gubernur defenitif. Berdasarkan kesepakatannya dengan partai pengusung, nah di situ barulah kita membentuk panmil," papar Ulla menjelaskan.
Menurut dia, kalau pun sekarang dibuat panitia khusus panmil, maka akan sia-sia. Karena status Andi Sudirman Sulaiman, kini masih di posisi wakil gubernur dan sekaligus Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel sesuai SK yang lalu dari presiden.
Sehingga mekanismenya, harus sudah dilantik, maka ada alasan pimpinan DPRD bersurat ke partai pengusung mengajukan nama-nama kadernya. Dengan berkoordinasi dan membuat kesepakatan dengan gubernur defenitif.
"Iya, kita bersurat ke partai pengusung ada nama-nama, oke silakan koordinasikan dengan gubernur, bikin kesepakatan karena harus mengusulkan minimal dua nama tidak bisa satu, kenal silakan," bebernya.
Baca Juga: Cerita Pegawai Kantor Gubernur Sulsel Tidak Berani Sentuh Foto Nurdin Abdullah
Kendati demikian, Undang-undang tidak mengatur, tetapi karena ini sifatnya untuk kepentingan pengelolaan pemerintahan yang efektif, namun biasanya presiden mempercepat pelantikan.
"Kita berharap yang normal itu tidak lewat 14 hari setelah itu, kita Paripurna. Ini kan surat kita, tidak melalui gubernur lagi, tapi surat-surat ini langsung ke Presiden melalui Mendagri".
Terkait dengan aturan kekosongan jabatan selama 18 bulan belum berakhir masa jabatan, maka ada perspektif, karena sudah disebut tanggal 12 Januari 2021 ditetapkan pemberhentian tetap Nurdin Abdullah oleh presiden. Bila mengambil tanggal tersebut, berarti belum masuk 18 bulan.
"Artinya, ada ruang. Nah itu semua lah yang akan kami konsultasikan Kemendagri sebagai Pimpinan, dan kita pastikan aturannya dengan mendengar langsung seperti apa mekanisme serta bagaimana langkah selanjutnya," tambah legislator Fraksi Demokrat ini.
Sebelumnya, Ketua DPRD SSulsel, Andi Ina Kartika Sari telah mengumumkan pengusulan, pengesahan dan pengangkatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel melalui rapat paripurna, dan membacakan Surat Keputusan pemberhentian tetap Nurdin Abdullah Sebagai Gubernur Sulsel melalui surat dari presiden tertanggal 12 Januari 2022. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar
-
Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?
-
Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu
-
Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu
-
Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP