Muhammad Yunus
Minggu, 01 Maret 2026 | 13:04 WIB
Ustadz Das'ad Latif memberikan ceramah Tabligh Akbar rangkaian Festival Jappa Jokka Cap Gomeh 2026 di Makassar [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO-Maisyarah]
Baca 10 detik
  • Ustadz Das'ad Latif berceramah pada Festival Cap Go Meh di Makassar, Sabtu (28/2), menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama.
  • Festival "Harmony in Light" tersebut menjadi wadah pertemuan budaya dan tradisi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agama.
  • Ceramah Das'ad Latif menegaskan bahwa kehadiran lintas agama adalah bukti penghormatan, cinta sesama, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

SuaraSulsel.id - Ustadz kondang Das'ad Latif hadir memberikan ceramah pada Festival Jappa Jokka Cap Go Meh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (28/2), dengan inti menjaga indahnya toleransi dalam keberagaman.

Festival yang mengusung tema “Harmony in Light” ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga ruang temu budaya, tradisi dan kebersamaan antarumat beragama.

Das’ad Latif dalam ceramahnya menyampaikan kehadiran masyarakat lintas agama di acara Cap Go Meh merupakan bentuk penghormatan dan cinta terhadap sesama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat toleransi, terlebih saat momentum Imlek dan Ramadan yang beriringan di tahun ini.

“Kita hadir di sini bukan sekadar menikmati festival, tetapi sebagai bukti kecintaan kita kepada saudara-saudara kita, dengan ikut bergembira dalam perayaan mereka yang dilahirkan sebagai etnis Tionghoa oleh Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menghormati dan memuliakan siapa pun tanpa memandang status, suku, ras, atau agama.

Ustadz Das’ad dalam Tabligh Akbar sebagai rangkaian Festival Cap Go Meh itu juga mengajak masyarakat.

Untuk terus berpegang pada semangat Bhinneka Tunggal Ika dan menjadikan Ramadan sebagai momentum mengendalikan diri dari lapar, haus, dan hawa nafsu.

Kegiatan Tabligh Akbar ini berlangsung khidmat sekaligus meriah. Tidak hanya dihadiri umat Islam, acara ini juga disambut antusias oleh masyarakat Tionghoa.

Baca Juga: Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi

Gaya khas Ustadz Das’ad Latif yang komunikatif dan humoris membuat suasana semakin hangat, bahkan beberapa penonton diajak berinteraksi dan mendapat hadiah berupa angpao serta uang tunai.

Load More