- Ustadz Das'ad Latif berceramah pada Festival Cap Go Meh di Makassar, Sabtu (28/2), menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama.
- Festival "Harmony in Light" tersebut menjadi wadah pertemuan budaya dan tradisi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agama.
- Ceramah Das'ad Latif menegaskan bahwa kehadiran lintas agama adalah bukti penghormatan, cinta sesama, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
SuaraSulsel.id - Ustadz kondang Das'ad Latif hadir memberikan ceramah pada Festival Jappa Jokka Cap Go Meh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (28/2), dengan inti menjaga indahnya toleransi dalam keberagaman.
Festival yang mengusung tema “Harmony in Light” ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga ruang temu budaya, tradisi dan kebersamaan antarumat beragama.
Das’ad Latif dalam ceramahnya menyampaikan kehadiran masyarakat lintas agama di acara Cap Go Meh merupakan bentuk penghormatan dan cinta terhadap sesama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat toleransi, terlebih saat momentum Imlek dan Ramadan yang beriringan di tahun ini.
“Kita hadir di sini bukan sekadar menikmati festival, tetapi sebagai bukti kecintaan kita kepada saudara-saudara kita, dengan ikut bergembira dalam perayaan mereka yang dilahirkan sebagai etnis Tionghoa oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menghormati dan memuliakan siapa pun tanpa memandang status, suku, ras, atau agama.
Ustadz Das’ad dalam Tabligh Akbar sebagai rangkaian Festival Cap Go Meh itu juga mengajak masyarakat.
Untuk terus berpegang pada semangat Bhinneka Tunggal Ika dan menjadikan Ramadan sebagai momentum mengendalikan diri dari lapar, haus, dan hawa nafsu.
Kegiatan Tabligh Akbar ini berlangsung khidmat sekaligus meriah. Tidak hanya dihadiri umat Islam, acara ini juga disambut antusias oleh masyarakat Tionghoa.
Baca Juga: Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi
Gaya khas Ustadz Das’ad Latif yang komunikatif dan humoris membuat suasana semakin hangat, bahkan beberapa penonton diajak berinteraksi dan mendapat hadiah berupa angpao serta uang tunai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri Pada 19 Maret 2026
-
Muhammadiyah Lebaran Idulfitri 1447 H Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya
-
Jusuf Kalla Khawatir Kelangkaan BBM di Indonesia Akibat Perang AS - Iran
-
Mekanisme dan Tata Cara Pemesanan Penukaran Uang Melalui Kas Keliling BI
-
Ustadz Das'ad Latif Bagi-Bagi Angpao Saat Tabligh Akbar di Perayaan Cap Go Meh