SuaraSulsel.id - Dua korban dilaporkan tenggelam saat menghadiri pesta ulang tahun temannya di Pantai Anging Mamiri Kota Makassar, Sulsel, pada Minggu (16/1/2022) ditemukan.
Korban pertama yang diketahui adalah Halim (13 tahun) dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 23.45 Wita ke rumah duka.
"Satu korban atas nama Halim ditemukan Tim Sar Gabungan malam tadi dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka," terang Djunaidi, Kepala Basarnas Sulsel.
Sementara itu, satu korban lainnya atas nama Fahmi masih dalam pencarian Tim Sar Gabungan pada Senin (17/1/2022).
"Hari ini, pencarian dilanjutkan Tim Sar Gabubgan dengan membagi 4 SRU. Kita lakukan penyelaman di sekitar titik duga, 2 tim menggunakan perahu karet menyisir di sekitaran lokasi dan perairan di muara sungai Jeneberang radius 1 nautikal mil, lainnya berjalan kaki menyisir di pinggir pantai Anging Mamiri sekitar 3 kilometer", lanjut Djunaidi.
Diketahui sebelumnya, dua remaja atas nama Halim (13) dan Fahmi (13) berenang bersama satu rekan lainnya di sekitar pantai Anging Mamiri, namun nahas ombak tiba-tiba datang menyeret ketiganya ke arah laut. Satu rekannya berhasil selamat mencapai pinggir pantai, sementara kedua korban terseret jauh ke luar dan menghilang.
Kejadian itu langsung direspon oleh Basarnas dengan menerjunkan personel menuju lokasi. Bersama Tim Sar Gabungan proses pencarian dilakukan hingga hari ini.
"Semoga proses pencarian hari ini berjalan sesuai rencana dan Fahmi bisa ditemukan", harap Djunaidi.
Satu Korban Kembali Ditemukan
Baca Juga: Transaksi Daring Pelaku UMKM Kota Makassar Meningkat Dua Kali Lipat
Korban orang tenggelam di Pantai Anging Mamiri, Kota Makassar kembali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (17/01/2022).
Djunaidi, Kepala Kantor Basarnas Sulsel mengatakan korban ditemukan di hari kedua pencarian. Korban bernama Fahmi usia 14 tahun ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian pukul 09.30 wita pagi tadi.
"Korban ditemukan sekitar 3,7 kilometer arah barat daya dari lokasi kejadian. Setelah korban ditemukan oleh tim sar gabungan, jenazah korban segera dibawa ke rumah duka," ujar Djunaidi.
Sebelumnya malam tadi pada Minggu (16/01/2022) rekan korban, Fahmi yang ikut tenggelam, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 23.45 wita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
53 Titik Api Kepung Sulawesi Selatan, Kebakaran di Gowa hingga Enrekang
-
Deg-degan! Momen TNI AU Paksa Pesawat Asing Turun di Makassar, Ternyata Angkut Ini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Raih Rekor MURI
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan