SuaraSulsel.id - Video penganiayaan pelajar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali terjadi. Dalam video singkat yang beredar, terlihat seorang pelajar perempuan menganiaya rekannya. Disaksikan oleh pelajar lain.
Videonya viral di media sosial. Dalam video 41 detik itu, nampak siswi SMP menggunakan seragam pramuka. Sementara siswi satunya memakai pakaian sekolah dengan tulisan SMPN 13 Makassar.
Mirisnya, satu siswi dikeroyok oleh tiga siswi lainnya. Bukan hanya satu pukulan, korban juga terlihat dihajar berulang kali oleh para pelaku.
Siswi lainnya juga tak melerai. Padahal dari video yang beredar, ada beberapa orang yang sedang berada di lokasi.
Mereka malah merekam aksi tidak terpuji tersebut. Sembari memanas-manasi siswi yang berseteru untuk saling bergulat.
Walau korban sudah tersungkur, siswi tersebut tetap dibangunkan untuk kembali dipukuli.
"Angkat ko dulu. Tunggu ku kasih berdiri dulu. Jangan ko pukul orang kalau belum siap," ujar siswi yang memakai pakaian seragam olahraga.
"Saya tompol ko itu, saya tompol ko," kata siswi lainnya.
Seseorang siswa dalam video terdengar mengungkapkan bahwa perkelahian gara-gara cowok.
Baca Juga: Nelayan Pangkep Terombang-ambing 3 Hari di Laut, Hanyut Dari Makassar Sampai Selayar
Aksi penganiayaan berhenti ketika siswi yang dipukuli berhasil melepaskan diri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin mengaku sudah mendapat informasi soal hal tersebut. Namun belum memastikan apa motif dari perkelahian siswi SMP itu.
"Sementara saya suruh telusuri tapi saya lagi rapat, dik," jawabnya singkat.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Unhas Siap Jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur
-
Makassar Bakal Kehabisan Tempat Pemakaman di 2028, Apa Langkah Pemkot?
-
Teror Kejahatan di Kota Makassar Kian Marak, Apa Pemicunya?
-
Unhas Kampus Pertama Kelola MBG, Rektor: Ini Laboratorium Nyata Bagi Kami