SuaraSulsel.id - Kepolisian Daerah (IPD) Dang Wangi Kuala Lumpur menyatakan tidak akan ada pertunjukan kembang api di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), menara kembar Petronas dan Pavilion selama malam Tahun Baru 2022, Jumat (31/12).
Kepala IPD Dang Wangi, Asisten Komandan Noor Dellhan Yahaya di Kuala Lumpur, Kamis, mengatakan pihaknya juga akan melakukan patroli untuk kepatuhan prosedur standar operasi (SOP) COVID-19.
Noor mengatakan Kepolisian Dang Wangi akan melakukan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah aktivitas yang dapat menyebabkan pertemuan besar yang melanggar penjarakan sosial.
“Polisi ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa tidak ada pertunjukan kembang api yang akan dilakukan baik di KLCC maupun Pavilion. Ini juga sebagai pengingat bahwa Kuala Lumpur masih dalam Tahap Empat dari Rencana Pemulihan Nasional (NRP) yang telah berlaku. sejak 18 Oktober,” katanya.
Noor Dellhan menambahkan bahwa kegagalan untuk mematuhi SOP COVID-19 akan menyebabkan tindakan yang diambil.
Sebelumnya Pemerintah Negeri Selangor Malaysia juga telah membuat keputusan untuk membatalkan Sambutan Menjelang Tahun Baru Tingkat Negeri Selangor karena korban banjir di negara bagian ini sudah mencapai 25 orang.
Menteri Besar Selangor, Amirudin Shari menganjurkan warganya menyelenggarakan majelis tahlil dan bacaan Yasin di seluruh masjid dan surau di Selangor pada tanggal tersebut.
Pekan lalu Amirudin mengatakan sebanyak 54 Penempatan Penampungan Sementara (PPS) sedang dioperasikan melibatkan 2.892 keluarga dan 11. 598 orang korban banjir.
Pihaknya menggiatkan bakul-bakul makanan ke lokasi banjir sedangkan pemerintah berencana untuk memberikan sumbangan seperti dapur gas kepada keluarga yang terdampak parah akibat banjir tersebut. (Antara)
Baca Juga: Timnas Indonesia Dihajar Thailand 4 Gol, Media Malaysia: Beda Kelas!
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu