"Apalagi jika produk yang mereka beli tidak sesuai dengan gambar maupun kualitas," tambah tulus.
Ia mengaku memang masih banyak masyarakat yang cuek soal hak konsumen. Mereka berpikiran jika menggugat maka biaya yang akan dikeluarkan lebih besar.
Namun, konsumen harus punya kesadaran bahwa mereka punya hak untuk mendapatkan keadilan. YLKI akan membantu melindungi konsumen maupun barang dan jasa, baik swasta atau instansi pemerintah dengan menjunjung tinggi asas keadilan bagi konsumen.
Begitupun dengan produsen, kata Tulus juga wajib untuk menyediakan layanan pengaduan konsumen.
"Karena konsumen harus tahu bagaimana melindungi diri sebelum transaksi, selama transaksi dan setelah transaksi," tukasnya.
Seperti diketahui, Erwin Sandi sebelumnya sempat mengancam melaporkan KFC Indonesia. Ia merasa dirugikan setelah menerima pesanan burger yang tak sesuai dengan gambar.
Erwin mengaku dibully karena berencana melaporkan hal tersebut. Caranya bahkan disebut kampungan.
"Karena sebagian dari kita masih berpikiran primitif. Ketika menuntut hak sebagai konsumen yang dilindungi UU malah dianggap sesuatu yang lucu," kata Erwin.
Erwin mengatakan masih banyak masyarakat yang tak tahu soal hak-hak konsumen. Makanya mereka diam saja ketika dibodohi oleh produsen.
Baca Juga: Burger Tidak Sama Dengan Gambar, Warga Palopo Akan Gugat KFC ke Pengadilan
Ia bahkan bisa saja mendapatkan kompensasi dari KFC jika tuntutannya diteruskan beberapa waktu lalu, tetapi Erwin memilih menerima permintamaafan pihak perusahaan asal Amerika itu. Namun pada ujungnya pihak KFC ingkar, membuat pengusaha properti itu tambah meradang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kasus Kekerasan Mahasiswi Kaltara di Makassar, Gubernur: Tangkap Pelaku, Jangan Pojokkan Korban!
-
Gunung Awu Sangihe Menggeliat, Gempa Vulkanik Dangkal Meningkat
-
Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot
-
Skandal Hukum Baznas Enrekang: Kejari Ngotot Banding di Tengah Isu Pemerasan Rp2 Miliar
-
20 Tahun Duduki Fasum, 16 Lapak PKL di Samping Tol Dibongkar