Zaenab bimbang antara tetap bersama Doel dan bayinya dan memisahkan Doel dan Sarah atau merelakan Doel kembali pada Sarah.
Sarah bimbang antara memilih rujuk dengan Doel dan memisahkan Doel dengan Zaenab yang sedang hamil atau memilih berpisah dengan Doel.
Doel berbincang dengan Dul yang menyatakan bersedia menerima apapun pilihan ayahnya dan menghabiskan waktu bersama antara ayah dan anak dengan mengoperasikan oplet.
Di tengah kegundahan Doel untuk memilih antara Sarah dan Zaenab, Sarah mengajukan gugatan cerai secara resmi untuk mengakhiri drama. Doel akhirnya tetap bersama dengan Zaenab.
4. Mangkujiwo
Seorang wanita hamil bernama Kanti disekap di kandang kerbau. Dia dibebaskan oleh abdi raja bernama Brotoseno dan pelayannya yang tuna wicara, Sadi. Broto menjanjikan Kanti balas dendam sebelum membawanya ke rumahnya, dimana dia melakukan ritual ilmu hitam terhadap Kanti didepan cermin antik.
19 tahun kemudian, seorang pegawai hotel bernama Uma tak sengaja menjadi saksi pembunuhan ketika ia memergoki Karmila, pemiliki usaha barang antik, dan Pulungkusumo, putra dari Cokrokusumo, seorang abdi raja, pemimpin dari Loji Pusaka, dan musuh bebuyutan Broto, membunuh salah satu klien mereka yang tidak kooperatif.
Karmila, Pulung dan pembantu mereka, Herman, menangkap Uma. Pulung yang ditugaskan untuk membungkam Uma hendak memperkosanya terlebih dahulu. Sebelum ia dapat melakukan hal tersebut, Uma tiba-tiba kerasukan, menembangkan durmo, dan mematahkan leher Pulung.
Trauma, Uma memilih untuk pulang ke rumah, dimana diungkapkan bahwa dia adalah putri dari Broto. Sementara itu, Cokro dan Karmila harus menghadapi banyak masalah karena kematian Pulung. Diceritakan bahwa dahulu, Loji Pusaka memiliki dua cermin antik bernama Pengilon Kembar, tetapi salah satunya dicuri oleh Broto ketika dia hengkang dari Loji Pusaka. Karmila mengirim Herman untuk menuntaskan apa yang Pulung gagal lakukan.
Baca Juga: Ada Film Indonesia! 6 Rekomendasi Film tentang Mental Illness
Ketika Herman hendak membunuh Uma, lagi-lagi dia kerasukan dan berbalik membunuhnya dengan menceburkannya di wadah air panas. Ketika Karmila hendak bertanya ke Cokro mengenai masa lalunya dengan Broto, ia tidak digubris. Karmila akhirnya berbincang dengan Nyi Kenanga, pelayan Loji Pusaka yang tahu seluk beluk rahasia antara Cokro dan Broto. Nyi Kenanga juga irit bicara dan hanya menyatakan bahwa sebentar lagi, kedua lelaki tua tersebut akan memerangi satu sama lain.
Demikian rekomendasi film Indonesia 2020.
Kontributor : Rio Rizalino
Berita Terkait
-
Raline Shah Syok Saksikan Tukang Pijatnya Dirukiah: Ini Akting atau Gimana?
-
Dilan: ITB 1997 Tuai Kritik, Ariel NOAH dan Raline Shah Dianggap Terlalu Dewasa
-
Gabung Ariel NOAH, Raline Shah hingga Arya Saloka Dikabarkan Bintangi Film Dilan ITB 1997
-
6 Film Rachel Amanda, Suka Duka Tawa Baru Tayang di Bioskop
-
Bocor Video Syuting Film Dilan ITB 1997, Niken Anjani Diduga Jadi Ancika
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
TPA Tamangapa Bakal Berubah Total: Makassar Beralih ke Sistem Sanitary Landfill, Ini Targetnya!
-
Saat Sekolah 'Mengharamkan' Ponsel: Mengintip Cara Guru Meningkatkan Fokus Siswa Tanpa Media Sosial
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Mengejutkan! Sulawesi Jadi Rumah Bagi 159 Spesies Burung Langka
-
Muhammadiyah Sulsel Serahkan Laporan Kasus Masjid Nurut Tajdid Barru ke Polda Sulsel