SuaraSulsel.id - Mantan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Ditreskrimsus Polda Sulsel).
Pemeriksaan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Fatimah Makassar.
Kepala Subdit III Tipikor Polda Sulsel Kompol Fadli membenarkan perihal tersebut. Ia mengatakan Agus Arifin Nu'mang yang diketahui mantan Wakil Gubernur Sulsel pada tahun 2008 hingga 2018 itu diperiksa hari ini di ruang Subdit Tipikor Mapolda Sulsel. Terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Fatimah pada tahun 2016.
"Iya, mantan Wakil Gubernur kita periksa sebagai saksi untuk sementara," kata Fadli saat dikonfirmasi SuaraSulsel.id, Kamis 11 November 2021.
Fadli menjelaskan kasus ini telah ditangani pihaknya selama hampir setahun lebih. Setelah mendapatkan laporan terkait adanya kejanggalan alat kesehatan yang digunakan di Rumah Sakit Fatimah Makassar yang tidak sesuai dan tidak berfungsi dengan baik.
"Ya, laporan beberapa bulan lalu. Kami tangani sudah hampir setahun. Masalah sumber pelaporan nggak boleh," jelas Fadli.
Modus yang digunakan pelaku untuk mengadakan alat kesehatan di Rumah Sakit Fatimah, Makassar yang dinilai ganjal tersebut, kata Fadli, adalah Mark Up dan Black Market.
"Alkes (Alat Kesehatan) modusnya Mark Up dan Black Market," ungkap Fadli.
Kasus pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Fatimah, Makasaar itu, kata dia, saat ini prosesnya sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Sehingga, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) melakukan audit.
Baca Juga: Rektor UNM ke Prof Muhammad Jufri: Dia Harus Pindah, Jangan Kembali
Tujuannya, adalah untuk mengetahui total kerugian negara yang ditimbulkan dari pengadaan alat kesehatan di rumah sakit itu sebelum dilakukan penetapkan tersangka.
"Lagi audit di kantor sama BPK. Namanya audit sudah sidik," kata dia.
Dalam kasus ini, katanya, penyidik telah memeriksa 30-an orang yang masih berstatus sebagai saksi. Jumlah total pagu anggaran pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Fatimah, Makassar tahun 2016 itu diketahui nilainya sebesar Rp 20 miliar lebih.
"Pagu Rp20 miliar lebih. Sudah ada 30-an orang diperiksa," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen
-
Usulan Pembangunan Jembatan Barombong Makassar Ditolak Pusat, Ini Alasannya!
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
192 Pelajar Terbaik Sulsel Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot, Siapa Bakal Terbang?
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara