SuaraSulsel.id - Penyanyi senior Iwan Fals terpaksa berurusan dengan polisi. Pemilik nama asli Virgiawan Listanto tersebut mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis 4 November 2021.
Iwan Fals diduga akan melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik. Belum diketahui siapa yang akan dilaporkan Iwan Fals ke polisi.
Pantauan Suara.com, Iwan Fals tiba sekitar pukul 10.56 WIB. Iwan Fals hadir di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama kuasa hukum dan anaknya.
Setiba di lokasi, Iwan Fals langsung masuk ke Gedung SPKT. Iwan berjanji akan menjelaskan duduk perkara terkait laporannya setelah membuat laporan.
Diduga Iwan Fals akan membuat laporan terkait pencemaran nama baik sesama pendiri organisasi masyarakat atau ormas Orang Indonesia (OI).
"Nanti bikin laporan dulu," jawab Iwan Fals di Polda Metro Jaya.
Tentang Ormas Oi
Mengutip dari blog Ormas OI Kabupaten Maros, Awal berdirinya Oi, banyak orang yang mengatakan singkatan dari Oi adalah Orangnya Iwan Fals, Om Iwan, Organisasinya Iwan Fals, Orang Indonesia dan macam-macam.
Cerita ini sekedar untuk mengingatkan, kali pertama Munas Oi digelar pada tahun 2000, selama empat hari, 16 hingga 19 April 2000 di rumah Iwan Fals di Desa Kadal Meteng, Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Baca Juga: Iwan Fals Laporkan Pendiri Oi Pencemaran Nama Baik
Munas Oi pertama diikuti 40 kontingen yang diwakili oleh tiga orang utusan dari tiap Oi Kota di Indonesia. Menggambil tema "Membangun Kebersamaan di Antara Perbedaan".
Munas Oi ke-I dibuka Iwan Fals dengan ditandai pemukulan kentongan. Dalam Munas Oi Ke I ada tiga Oi Kota yang tidak bisa hadir yaitu dari Provinsi Aceh, Maluku dan Irian Jaya.
Sedangkan perwakilan dari Oi Kota Solo yang mengikuti Munas Oi yaitu Hoss Markito (Komisi Organisasi/Manajemen), Nanda Jembung (Komisi Perniagaan/Pembinaan) dan Arief Budi S (Komisi Anggaran/Modal).
Munas Oi pertama dipimpin Khair Syukarti (Oi Sinjai, Sulawesi Selatan) dan dibentuk tiga fraksi (tiap fraksi beranggotakan 10 orang yang mempunyai visi dan aspirasi yang sama) yaitu Fraksi Bongkar, Fraksi Hijau, dan Fraksi Belum Ada Judul.
Pada Munas Oi Ke I, Iif Ranupanie dari Oi Jambi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Oi untuk periode 2000-2003.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
-
Pengusaha Marsela Zelyanti Laporkan 3 Akun Medsos dan 2 Media Online ke Polda Sulsel
-
Makassar Sudah Banjir! Cek Daftar 17 Daerah Terancam Bencana Hidrometeorologi Ekstrem di Sulsel
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama