SuaraSulsel.id - Ruang seni imajinasi yang disebut Imagispace secara perdana hadir di Makassar dengan menggabungkan unsur seni, pencahayaan, musik, alam, dan sains untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
Bos SGELive Mervi Sumali pada peluncuran Imagispace di Makassar, mengatakan pameran itu memberi kesempatan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi seni dengan menggunakan indra penglihatan, penciuman, peraba, dan pendengaran.
Pameran itu merupakan karya kolaborasi yang menghadirkan ruang seni inovatif pertama di Kota Makassar.
Pameran mengangkat tema The Universe of Us. Pameran itu terdiri dari 5 instalasi seni yang bertema Universe, Waters, Clouds, Space, dan Colors. Pameran itu dibuka untuk umum mulai 30 Oktober 2021 hingga 31 Januari 2021 di NIPAH.
Pameran itu mengajak pemirsa menyadari betapa luasnya alam semesta yang menunggu pengetahuan dan indra manusia untuk mengeksplorasinya lebih dalam lagi.
Tema ini bertujuan untuk mengajak publik berpikir mengenai keberadaan manusia di alam semesta ini dengan cara menyenangkan melalui digital.
Pameran itu memberikan pengalaman inovatif melalui lima instalasi seni.
The Universe of Us: instalasi yang mengeksplorasi alam semesta melalui ilmu pengetahuan dan imajinasi manusia mengenai alam semesta, dimulai dari cahaya, galaksi dan bumi tempat manusia tinggal. Instalasi ini menggabungkan memori manusia dan animasi, menciptakan tampilan sinematik dan pengalaman yang mendalam.
Water for Life : instalasi yang menjelaskan mengenai air sebagai unsur penting dalam kehidupan dan siklus air yang tiada henti. Lewat galeri animasi dan instalasi seni yang mudah dimengerti, pengunjung diajak untuk mengerti peran penting air dan menjadi tergerak untuk menjaga air di bumi. Water slider memungkinkan pengunjung merasa menyatu di aliran air.
Baca Juga: Ketika Unjuk Rasa Mahasiswa Makassar Tidak Lagi Mendapat Simpati Masyarakat
A Walk in the Clouds : instalasi yang menggugah imajinasi melalui beragam bentuk awan. Mimpi, ilusi, misteri, inspirasi, dan semangat adalah sebagian dari emosi yang bisa dibawa oleh awan. Pengunjung akan terlibat secara emosi dalam visual awan dan merasakan lembutnya awan melalui teknologi.
Lost in Space: instalasi yang merupakan interpretasi dari planet, galaksi dan energi yang ada di alam semesta. Setiap hal di semesta bergetar pada frekuensi tertentu, termasuk pikiran dan perasaan manusia, dan semua ini dihadirkan lewat floor projection yang interaktif.
The Secret of Colors: instalasi yang menunjukkan aneka warna yang membuat manusia dapat menikmati seni serta memungkinkan pengunjung untuk menciptakan warna dan nuansa baru melalui eksperimen pencahayaan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin
-
Warna BBM Pertalite Bening dan Gelap Beredar, Konsumen Bingung Pilih yang Mana?
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen