SuaraSulsel.id - Perusahaan farmasi Pfizer Inc dan BioNTech SE mengatakan pihaknya berharap dapat mengirim 50 juta lebih dosis vaksin COVID-19 kepada pemerintah Amerika Serikat pada akhir April 2022, ketika negara itu bersiap memvaksinasi anak-anak.
Langkah itu muncul setelah panel penasihat luar Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memberikan suaranya pada Selasa (26/10) untuk merekomendasikan otorisasi vaksin pada anak berusia 5-11 tahun.
Keputusan FDA tentang pemberian vaksin untuk kelompok usia tersebut masih ditunggu.
Jika diizinkan dan kemudian direkomendasikan oleh panel penasihat Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), kedua perusahaan itu berharap dapat segera mengirim vaksin tersebut, dengan dosis 10 mikrogram untuk anak-anak, sesuai arahan pemerintah AS.
Sejauh ini, pemerintah AS telah mengamankan 600 juta dosis vaksin untuk penggunaan di dalam negeri dan satu miliar dosis tambahan untuk disumbangkan ke negara-negara berpenghasilan rendah hingga menengah.
Kedua perusahaan itu berharap data uji klinis awal mengenai penggunaan vaksin pada anak-anak, yang berusia 2-5 tahun dan 6 bulan-2 tahun, bisa keluar pada kuartal keempat tahun ini atau awal kuartal pertama 2022. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah
-
Jejak Sejarah Jenius di Balik Lahirnya LPDP
-
Investasi Panas Bumi Rp1,5 Triliun di Luwu Utara Diduga Terafiliasi Israel, Siapa Beri Izin?
-
Wali Kota Makassar Usul Pembentukan Kecamatan Baru ke Kemendagri
-
Ketika Orang Datang Melihat-lihat Bertanya Harga, Lalu Pergi..