SuaraSulsel.id - Sinopsis Money Heist. Money Heist merupakan serial drama kriminal dari Spanyol.
Money Heist yang tayang secara internasional di Netflix mulai tahun 2017 merupakan serial drama televisi dari Spanyol. Serial drama ini menceritakan sekelompok kriminal yang hendak merampok sebuah otoritas pencetakan uang di Spanyol.
Kelompok ini dikendalikan seorang sosok tanpa identitas yang dikenal bernama The Profesor. Dia merekrut orang-orang dari berbagai latar belakang kriminal, dengan kemampuan khusus.
Secara keseluruhan, Money Heist tayang dalam lima season. Untuk kali ini, suara.com akan memberikan sinopsis Money Heist season 1.
The Professor yang diperankan Alvaro Marte merupakan seorang kriminal jenius. Dia memiliki rencana untuk melakukan aksi perampokan besar-besaran.
Jelas perampokan ini tak bisa dilakukan sendirian. The Professor kemudian merekrut delapan sosok kriminal dengan latar belakang dan kemampuan yang berbeda-beda.
Sama seperti The Professor yang muncul tanpa identitas. Delapan orang ini juga sengaja dimunculkan dalam identitas baru. Mereka dikenal dengan kode nama kota dunia, mulai Tokyo, Moskow, Nairobi, Denver, Helsinki, Berlin, Oslo dan Rio.
Perampokan tak langsung dilakukan. Selama lima bulan, The Professor menyiapkan kelompoknya untuk menjalankan rencana yang telah disusun dengan matang. Targetnya adalah tempat percetakan uang negara yang bernama Gedung Royal Mint of Spain.
Perampokan ini dilakukan dengan sangat unik. Untuk menutupi badan fisik pelaku, terutama muka, mereka menggunakan jumpsuit berwarna merah serta menggunakan topeng. Topeng yang dikenakan mirip wajah pelukis Salvador Dali, dengan kumis tipis yang khas.
Baca Juga: Netflix Indonesia 'Tertawa' Lihat Sinetron SCTV yang Tiru Squid Game
Perampokan pun dimulai. Delapan orang yang turun ke lapangan menyandera 67 orang. Sementara The Professor tak hadir di lapangan. Dia menjadi kendali dari semua rencana, termasuk merancang sejumlah alternatif ketika terjadi kebuntuan. Pemantauan dilakukan dengan CCTV yang sudah dikontrol.
Pada rencana pertama, perampok ini membuang sejumlah uang di depan gedung. Langkah ini dilakukan untuk mengecoh petugas kepolisian yang berdatangan. Sayangnya, rencana tak berjalan lancar karena seorang anggota rmapok, Rio tertembak polisi.
Kejadian ini membuat kisah asmara Rio dengan Tokyo terbongkar. Tokyo mendatangi Rio dengan rasa khawatir karena sebuah peluru berada di badannya. Padahal, sejak awal sudah ditegaskan bahwa antaranggota tak boleh berpacaran.
Berlin, yang menjadi ketua dari perampokan, kemudian mendandani para sandera, dengan kostum mirip yang mereka kenakan. Ini dilakukan untuk mengecoh para polisi agar tak sembarangan menembak ke dalam gedung.
Selain itu, para sandera juga dipekerjakan untuk mencetak uang dan membuat terowongan. Terowongan ini akan dipakai untuk para perampok melarikan diri.
Dari luar gedung, The Professor punya langkah tak terduga. Dia mendekati penyidik yang diterjunkan pada kasus ini, yakni Inspektur Raquel. Dengan nama samaran Salvador Martini, dia ingin usaha ini dapat membuatnya tahu segala penyidikan, termasuk mengganggu penyidikan Raquel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kasus Kekerasan Mahasiswi Kaltara di Makassar, Gubernur: Tangkap Pelaku, Jangan Pojokkan Korban!
-
Gunung Awu Sangihe Menggeliat, Gempa Vulkanik Dangkal Meningkat
-
Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot
-
Skandal Hukum Baznas Enrekang: Kejari Ngotot Banding di Tengah Isu Pemerasan Rp2 Miliar
-
20 Tahun Duduki Fasum, 16 Lapak PKL di Samping Tol Dibongkar