Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Jum'at, 22 Oktober 2021 | 18:53 WIB
Ilustrasi. Suasana kota Melbourne, Australia. [ABC News]

“Kami sudah buka selama setahun, dan ini adalah penguncian keempat kami. Ini sangat sulit,” kata David Boyle, kepala koki di restoran Farmer’s Daughters di Melbourne.

Di bawah aturan yang lebih longgar, restoran dan kafe dapat dibuka kembali dengan pembatasan hingga 20 orang di dalam ruangan dan 50 orang di luar ruangan, dengan syarat semuanya harus sudah divaksin.

Tamu diizinkan berkumpul bersama hingga 10 orang dalam satu rumah, tetapi masker tetap wajib dipakai.

Pembukaan kembali akan menumbuhkan ekonomi Australia setelah lockdown mendorong negara itu ke ambang resesi kedua dalam beberapa tahun.

Baca Juga: Setelah 3 Bulan Lockdown, Melbourne Siap Longgarkan Pembatasan

Di Journal Cafe yang dulu ramai di Melbourne, pelayan Sullivan Kovacs mengatakan bisnis masih belum benar-benar normal. Menurutnya, jumlah pelanggan akan meningkat begitu pekerja kantor dan pedagang kembali ke kota secara massal.

"Banyak lalu lintas datang dari orang-orang yang bekerja di kota, dan banyak pekerja yang belum kembali bekerja," kata Kovacs. (Antara)

Load More