Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Jum'at, 22 Oktober 2021 | 18:53 WIB
Ilustrasi. Suasana kota Melbourne, Australia. [ABC News]

Qantas Airways Ltd mengatakan pada Jumat bahwa maskapai itu akan mempercepat rencana untuk memulai kembali penerbangan ke banyak tujuan dan menambah beberapa pesawat akibat permintaan yang tinggi.

Qantas mengatakan akan meluncurkan rute baru Sydney-Delhi pada awal Desember dan memajukan rencana penerbangan ke Singapura, Fiji, Johannesburg, Bangkok, dan Phuket.

"Ini adalah hari yang indah --Australia siap lepas landas," kata Perdana Menteri Scott Morrison tak lama setelah pengumuman Qantas.

Koridor perjalanan bebas karantina antara Australia dan Singapura dapat beroperasi mulai bulan depan, kata Morrison, jika kesepakatan antara kedua negara tercapai seperti yang diharapkan.

Baca Juga: Setelah 3 Bulan Lockdown, Melbourne Siap Longgarkan Pembatasan

Lockdown yang panjang

Bahkan dengan wabah Delta di wilayah tenggara mulai akhir Juni, jumlah kasus virus corona di Australia masih jauh lebih rendah ketimbang banyak negara lain, dengan sekitar 152.000 kasus dan 1.590 kematian.

Victoria yang beribu kota Melbourne melaporkan 2.189 kasus baru dan 16 kematian pada Jumat. Angka-angka itu menjadikan negara bagian tersebut pusat wabah Delta di Australia.

Kasus harian di New South Wales, di mana varian Delta pertama kali terdeteksi di ibu kotanya Sydney pada Juni, turun sedikit menjadi 345. Negara bagian tersebut mencatat lima kematian tambahan.

Dengan peluncuran vaksinasi yang kini berjalan setelah sempat tersendat, otoritas Australia tidak lagi berencana untuk bergantung pada lockdown yang diperpanjang untuk menekan virus.

Baca Juga: Lewat Program Televisi, New South Wales Bisa Percepat Pemulihan Pariwisata Pasca-Lockdown

Lockdown adalah masa yang sulit, terutama bagi mereka yang menjalankan bisnis di Melbourne.

Load More