Bahkan Iqbal mengaku keesokan harinya ia masih melihat Daeng Cayya dalam kondisi sehat sambil menghitung uang. Dia juga selama ini tidak memakai HP.
"Seperti lebam itu tidak ada. Dia juga tidak pernah pakai HP. Kalau uang mungkin ya kemungkinan besar karena dia sering pegang uang. Tapi kalau HP, saya perhatikan tidak pernah pakai HP dia," tutur Iqbal.
Penyidik kemudian memeriksa hasil CCTV pada saat kejadian. Hasilnya sama. Tidak ada tanda-tanda Daeng Cayya dianiaya dan uangnya diambil.
Seperti diketahui, Daeng Cayya memberi keterangan bahwa bagian mulutnya dipukul menggunakan kunci roda hingga mengeluarkan darah. Namun, dari hasil visum tidak ada tanda kekerasan di bagian mulut bahkan gigi Daeng Cayya.
Kejanggalan lainnya adalah Daeng Cayya mengaku, setelah diikat kaki dan tangannya, security kemudian melepas ikatan tersebut dengan memotongnya menggunakan pisau. Namun, oleh security hal tersebut ditepis.
Karyawan Indomaret lainnya mengaku beberapa hari yang lalu Daeng Cayya mengaku jatuh di selokan. Karena penglihatannya sudah tidak terlalu normal.
"Saat itu hujan deras. Jadi saya bawa mi masuk ke dalam, bersihkan semua yang luka. Dia jatuh di depan selokan BCA," ungkapnya.
Saat itu Daeng Cayya langsung masuk ke tokoh dengan penuh lumpur. Karyawan Indomaret kemudian membantu membersihkan lukanya.
Dokter yang memeriksa kondisi Daeng Cayya mengaku Daeng Cayya sudah tiga kali dirawat di rumah sakit Khusus Dadi Makassar.
Baca Juga: Murka! Kabba Nekat Bakar Mimbar Masjid Gara-gara Sakit Hati Dilarang Tidur
Pengakuan Anak dan Menantu
Anak Daeng Cayya yang sempat ditemui penyidik mengaku ibunya memang sempat dirawat di RSKD Dadi pada tahun 2015. Rumah sakit khusus orang dengan gangguan jiwa. Bahkan tahun lalu, ia cukup lama dirawat disana.
"Pernah memang dirawat di rumah sakit. Pertama tahun 2015. Satu tahun yang lalu, satu bulan di dalam," ungkap salah satu anaknya.
Anaknya menduga penyakit Daeng Cayya kambuh lagi. Makanya seperti ngelantur.
"Saya bilang mau makan apa, mau bubur? Dia bilang, tidak mauja. Muracunika. Ini lagi kambuh makanya melantur," tambahnya.
Menantu Daeng Cayya menambahkan, ibu mertuanya mengidap gangguan jiwa. Jika kambuh terkadang melakukan hal-hal aneh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari