SuaraSulsel.id - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua tidak mampu dicegah oleh petugas keamanan. TNI Polri yang dikerahkan ke Distrik Kiwirok tidak membuat KKB takut dan menghentikan teror. Sebaliknya KKB makin gencar menyerang dan membunuh.
Kemarin, Minggu pagi, 29 September 2021, sekitar pukul 04.51 WIT, KKB kembali menembak mati seorang polisi. Kemudian melanjutkan aksi membakar dua rumah warga di Kampung Pomding, Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, sekitar pukul 15.56 WIT.
Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito membenarkan pembakaran rumah warga di kampung itu. Kampung Pomding terletak di atas bukit. Persis di belakang Mapolsek kiwirok.
“Saat ini kami mendapatkan laporan adanya 2 rumah warga dibakar KKB. Jumlah pasti selanjutnya masih terus dimonitor,” katanya.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, pagi sebelumnya, kontak tembak terjadi di depan Polsek Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang dengan KKB pimpinan Lamek Alipki Taplo. Kontak tembak terjadi saat personel gabungan TNI-Polri sedang melakukan penjagaan di Polsek Kiwirok.
Dari kontak tembak tersebut mengakibatkan gugurnya 1 personel Satgas Nemangkawi atas nama Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio yang mendapatkan luka tembak di bawah ketiak sebelah kanan.
Jenazah Muhammad langsung dievakuasi dengan helikopter Polri untuk dibawa ke Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang dan selanjutnya dibawa ke Jayapura untuk dikirim ke kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara.
"Personel gabungan di lapangan tetap melakukan pengejaran terhadap KKB Lamek Alipki Taplo,” Kamal menjelaskan.
Baca Juga: 17 Warga Dievakuasi dari Distrik Kiwirok dengan Pesawat Smart Air
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama