SuaraSulsel.id - Pengusaha Andi Kemal membeberkan sejumlah fakta di Ruang Sidang Harifin Tumpa Pengadilan Negeri Makassar. Hari ini Kemal dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Nurdin Abdullah, dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan.
Kemal mengaku pernah memberi uang Rp20 juta ke Syamsul Bahri, eks ajudan Nurdin Abdullah. Uang itu akan digunakan untuk biaya sekolah perwira kepolisian.
Diketahui, Syamsul Bahri adalah anggota polisi di Polda Sulsel. Ia mengikuti sekolah pendidikan sebagai perwira polisi tahun lalu.
"Katanya untuk biaya pendidikannya (Perwira). Saya kasih cash di rumahnya Rp20 juta," ujar Kemal, Rabu, 22 September 2021.
Komisaris PT Kurnia Mulia Mandiri itu mengaku, Syamsul Bahri berulang kali meminta uang dan selalu dikabulkan. Tujuannya supaya bisa membantu jika dibutuhkan.
"Syamsul Bahri saya lihat orang dalam karena sering sama-sama Gubernur. Saya sering minta bantuan ke dia, jadi saya kasih. Kadang Rp1 juta, Rp500 ribu," bebernya.
"Terakhir Syamsul pernah minta uang Rp20 juta lagi, tapi saya tidak punya uang sama sekali. Karena belum ada pencairan," lanjutnya.
Tak hanya Syamsul Bahri, Kemal juga mengaku pernah memberi uang ke terdakwa Edy Rahmat dan Sari Pudjiastuti.
Pada Januari 2021, Edy menghubunginya dan meminta uang Rp200 juta. Namun Andi Kemal hanya mampu memenuhi Rp50 juta.
Baca Juga: Isi Percakapan Agung Sucipto dan Edy Rahmat : Fee Bisa 7 Persen, Kita Mi Kasih Tahu Bos
Begitu pun dengan Sari yang meminta uang Rp50 juta. Tapi hanya disanggupi Rp40 juta.
"Kalau Bu Sari katanya untuk, anak-anaka tawwa bos, jadi saya kasih Rp40 juta," bebernya.
Sementara, terdakwa Edy Rahmat mengaku Andi Kemal juga pernah memberinya uang Rp137 juta. Uang itu digunakan untuk membayar hasil temuan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jumlahnya Rp525 juta.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah