SuaraSulsel.id - Terdakwa Nurdin Abdullah dalam sidang lanjutan hari ini juga membantah keterangan saksi Andi Makkasau. Mantan Calon Wakil Bupati Bulukumba yang dihadirkan sebagai saksi. Dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek di Pemprov Sulsel.
Pada persidangan, Andi Makkasau mengaku tidak pernah menerima uang dari Nurdin Abdullah. Namun, hal itu dibantah keras oleh Nurdin Abdullah yang hadir secara virtual.
Nurdin Abdullah mengaku, sebagai "Karaeng", Makkasau harusnya berkata jujur. Proses pencalonan Andi Makkasau di Pilkada Bulukumba sangat jelas dibiayai oleh Nurdin Abdullah.
"Saya sangat berharap karena Karaeng ini bangsawan, omongan kita harus konsisten. Tadi sudah disumpah, saya mohon saksi untuk meminta ampun kepada Allah. Karena ini sangat berbahaya," ujar Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah mengaku sering bertemu dengan Andi Makkasau saat proses pencalonan. Saat maju di Pilkada, Andi Makkasau tidak punya uang sama sekali.
Uang sumbangan Pilkada itu disiapkan oleh Nurdin Abdulah dan donatur lainnya. Istri Makkasau bahkan pernah menangis ke Nurdin Abdullah agar dibantu.
"Beliau maju tidak punya uang sama sekali. Semua dana kami yang nyiapin. Ia berkali-kali ke Rujab bahkan istrinya menangis-nangis. Saya pernah mau ke Jakarta di bandara saya dihubungi minta uang, saya kumpulin kasih dia Rp200 juta," tambah Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah mengaku sangat tidak logis, jika Andi Makkasau tidak mengetahui pernah menerima uang darinya.
"Mantan Bupati Bulukumba Sukri Sappewali pun tahu soal itu," kata Nurdin Abdullah.
Baca Juga: Sopir Edy Rahmat Dapat Proyek Penunjukkan Langsung Rp 180 Juta, Sewa Perusahaan Orang Lain
"Harusnya malu sebagai bangsawan tapi berbohong. Saya sekali lagi katakan logistik (Pilkada) kami yang suplai. Baju kaos semua. Saya bahkan minta agar Andi Makkasau tidak temui saya. Setiap saya ke Bulukumba, beliau selalu datang. Sementara saya harus jaga netralitas sebagai Gubernur," tegas Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah pun memastikan keterangan saksi sangat tidak benar. "Saya meminjam kemana-mana, karena sebagai keluarga dia harus maju. Sangat tidak logis kalau tidak terima uang," tutur Nurdin Abdullah.
Saat dimintai keterangan oleh majelis hakim ketua, Andi Makkasau mengaku ia tetap komitmen dengan keterangannya. Andi Makkasau bersikukuh tidak pernah menerima uang dari Nurdin Abdullah untuk Pilkada.
Sebelumnya, Andi Makkasau atau lebih akrab dipanggil Karaeng Lompo mengaku pernah bertemu dengan Nurdin Abdullah beberapa kali saat mencalonkan diri. Hanya saja tidak pernah membahas khusus soal Pilkada.
"Termasuk soal dana kampanye, saya tidak tahu dari siapa," ujar Andi Makkasau di ruang Harifin Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar.
Menurut Andi Makkasau, Nurdin Abdullah hanya mendukungnya lewat doa saat itu. Soal dukungan materi, tidak ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?
-
Jeratan Rentenir di Tengah Krisis Iklim: Nasib Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
-
Viral Dentuman Musik Saat Disdik Sulsel Digeledah, Kepsek SMAN 25 Makassar Minta Maaf