SuaraSulsel.id - Putri Nurdin Abdullah menuliskan curahan hatinya di media sosial. Putri adalah anak sulung Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan yang diberhentikan sementara karena kasus dugaan korupsi.
Putri Nurdin Abdullah mengunggah informasi disertai foto Nurdin Abdullah, Rabu, 15 September 2021. Dalam foto, Nurdin Abdullah terlihat sedang tertawa dan berbincang dengan masyarakat.
Putri mengaku pernah mengunjungi ayahnya yang sedang mendekam di rumah tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Dalam kesempatan itu, ia mengajak ayahnya untuk pindah ke Jepang setelah kasusnya selesai.
"Dalam suatu kesempatan, kunjungan keluarga di Guntur, saya ngobrol dengan bapak. Kalau masalah selesai, kita pindah saja ke Jepang, yuk," ujar Putri menirukan percakapannya dengan Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah lantas menjawab dirinya juga sudah rindu dengan Jepang. Namun ia menimpali bahwa usulan putrinya itu bukanlah solusi.
"Papa juga sudah rindu Jepang. Kita tidak boleh egois, nak. Kalau kita pindah ke Jepang, yang menikmati hidup hanya kita saja. Padahal masih banyak kodong masyarakat belum nikmati jalanan beraspal, masih banyak yang belum rasakan pembangunan, nak," kata Nurdin Abdullah.
Menurut Putri, ide dan kerja keras ayahnya lebih dihargai di Jepang dibanding di Sulsel. Makanya sebaiknya pindah ke Jepang.
Namun, Nurdin Abdullah mengaku pemimpin tugasnya sudah seperti itu. Mengabdi bukan untuk popularitas, apalagi untuk berkuasa.
"Jangan begitu, nak. Jadi pemimpin itu harus nawaitunya memang untuk mengabdi, bukan untuk popularitas apalagi untuk berkuasa. Setiap ada masalah, kembalikan semuanya ke Allah SWT supaya tidak jadi beban. Pasti ada hikmahnya, mungkin ini caranya Allah SWT untuk menguji keikhlasannya papa atau mungkin malah ini caranya Allah untuk lindungi papa. Kita tidak pernah tahu skenarionya Allah," tulis Putri lagi.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Nurdin Abdullah, Hakim Ibrahim Palino : Seperti Sinetron
Hingga kini status Putri Nurdin Abdullah di facebook ini sudah dibagikan 314 kali. Banyak yang mendoakan agar Nurdin Abdullah bisa tabah menjalani masalah tersebut.
Nurdin Abdullah akan menjalani sidang ke sembilan di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 16 September 2021, esok. Agendanya masih pada pemeriksaan saksi.
Jaksa Penuntut Umum KPK Zaenal Abidin mengatakan pihaknya sudah memintai keterangan sekitar 100 lebih orang sebagai saksi. Namun nantinya akan dipilah siapa saja saksi yang akan dihadirkan di pengadilan.
Diketahui, Nurdin Abdullah didakwa pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001. Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
Atau kedua, perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja