SuaraSulsel.id - Muhammad Ramli Rahim Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies 24 mengungkapkan hal mengejutkan. Usai bertemu Anies Baswedan di Jakarta.
Ramli mengatakan, sistem Pilpres 2024 belum pasti akan berjalan sesuai rencana. Karena beredar sejumlah usulan perubahan. Antara lain memperpanjang masa jabatan Presiden Jokowi, menjadikan masa jabatan presiden tiga periode, dan rencana ketiga presiden dipilih oleh MPR.
"Nantinya diputuskan DPR jika harus berubah," ungkap Ramli Rahim kepada SuaraSulsel.id, Jumat 10 September 2021.
Meski ada upaya untuk mengubah sistem pemilihan presiden, Ramli sebagai relawan Anies Baswedan mengaku siap hadapi. "Bagi kami, semua sistem itu kecuali perpanjangan masa jabatan presiden, bisa dijalani Anies," ungkap Ramli.
"Pikiran-pikiran dan wacana itu hadir justru karena mereka kesulitan mencari lawan sepadan buat Anies di Pilpres langsung," tambah Ramli Rahim.
Banyak hal yang dibahas relawan Mileanis 24 bersama Anies Baswedan. Termasuk nama Anies Baswedan yang hampir selalu masuk tiga besar Calon Presiden RI. Tidak jarang Anies Baswedan berada di puncak survei. Berdasarkan rilis sejumlah lembaga survei.
Meski begitu, Anies Baswedan mengaku tetap akan fokus menuntaskan tugasnya. Sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga masa jabatan berakhir.
Menurut Ramli, saat bertemu Anies Baswedan, Anies mengaku tidak terlalu ngotot untuk menjadi Calon Presiden RI. Anies memilih untuk tetap fokus di Jakarta. Menuntaskan seluruh janji kampanye dan menjadikan Jakarta kota maju. Sesuai slogan "maju kotanya, bahagia warganya".
"Masih ada waktu 1 tahun 1 bulan bagi Anies menuntaskan semua janji kampanye tersebut. Anies Baswedan hanya berikhtiar dan Allah tetap yang menjadi penentu, yang terpenting, niat menuntaskan janji kampanye itu begitu kuat, soal hasil akhir, biarlah Allah yang menjadikannya," ungkap Ramli.
Baca Juga: Kekayaan Anies Naik 2 Kali Lipat, PDIP: Enggak Mungkin Cuma dari Gaji Gubernur
Relawan Anies Baswedan, Mileanies 24 juga meminta ijin kepada Anies Baswedan. Untuk tetap fokus membangun jejaring di seluruh pelosok tanah air. Tidak lagi membatasi diri pda 17 provinsi diluar Jawa dan Sumatera.
Ramli Rahim selaku Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies pun mengajak warga yang mau bersama-sama membangun jaringan Mileanies di seluruh Indonesia untuk bergabung.
Survei Calon dari Indonesia Timur
Survei Index Indonesia menemukan nama Andi Amran Sulaiman merupakan figur yang dinilai paling pas sebagai sebagai figur calon wakil presiden mewakili Kawasan Indonesia Timur Indonesia (KTI)
Menurut survei lembaga ini, Andi Amran Sulaiman, memiliki tingkat akseptabilitas tinggi yakni 76,0 persen. Serta potensi elektabilitas hingga 34,2 persen dan paling elektabel dari seluruh figur yang berasal dari Kawasan Timur Indenesia (KTI) seperti Syahrul Yasin Limpo dan Anies Matta.
Pada Anies, ketika dipasangkan dengan Andi Amran, elektabilitasnya naik menjadi 35,1 persen dari 30 persen sebelum berpasangan. Bahkan ketika berpasangan dengan Anies, posisi elektabilitas pasangan ini menduduki puncak keterpilihan paling besar. Begitu pula dengan elektabilitas Ganjar yang naik menjadi 24,3 persen dari sebelumnya 23,8 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar