SuaraSulsel.id - Calon ASN inisial SM (20 tahun) dianiaya bapak kandungnya. Warga Jalan Pekuburan, Kelurahan Ponggolaka, Kecamatan Puuwatu.
Mendengar anaknya dianiaya, ibu korban melapor ke Kantor Polisi. SM pun dijemput ibunya ditemani polisi.
Mengutip telisik.id, dari keterangan WA selaku ibu korban, anaknya SM minta dijemput di rumah. Karena telah dipukul oleh bapak kandungnya.
Korban yang sedang ikut pendaftaran sebagai CPNS dinyatakan lolos berkas. Sehingga sering ke rumah rekannya untuk belajar bersama.
Namun saat pulang ke rumah, bapak korban marah dan langsung memukul korban. Hingga korban langsung menelpon ibunya dan meminta tolong untuk dijemput. Karena tidak tahan dipukul oleh bapaknya sendiri.
"Saya tidak berani pulang ke rumah sendiri. Jadi saya datang ke kantor polisi supaya saya ditemani untuk menjemput anak saya, karena tadi dia telepon saya sambil menangis dan minta dijemput karena tidak tahan dipukul dengan bapaknya," kata WA.
Usai menerima laporan tersebut, aparat Polsekta Mandonga langsung menjemput korban dan mengamankan bapak korban.
Dari pengakuan bapak korban HS, bahwa ia kesal terhadap anak gadisnya yang keluar rumah tanpa izin orang tuanya.
Usai dimediasi oleh pihak kepolisian, kedua orang tua dan anak tersebut dipulangkan ke rumahnya kembali.
Baca Juga: Selalu Diincar Sarjana Muda, Ini Gaji Menjadi ASN di Seluruh Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan