SuaraSulsel.id - Tarif parkir kendaraan bermotor di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dikeluhkan warga karena mahal. Masyarakat harus membayar Rp 5.000 untuk tarif satu jam pertama.
Salah satu warga, Heriawan mengatakan tarif parkir di Makassar lebih mahal dibanding Bandara Internasional lainnya. Untuk sejam pertama saja sudah Rp 5.000. Padahal sebelumnya hanya Rp 3.000
"Bandingkan di Bandara Soeta saja Rp 5.000 itu empat jam. Saya rasa Bandara Makassar ini yang paling mahal," ujar Heriawan, Selasa, 10 Agustus 2021.
Begitu pun dengan tarif tambahan jam berikutnya, Makassar disebut yang cukup mahal. Sebelumnya, hanya Rp 1.000 per jam.
"Sekarang semakin lama parkir, semakin mahal. Dulu setiap jam tambahan hanya Rp 1.000 per jam, sekarang sampai Rp 2.500 per jam. Silahkan info kalau ada yang tahu yang lebih mahal parkirannya dibandingkan di Sultan Hasanuddin," jelas pria yang kesehariannya bekerja sebagai mekanik di Bandara Hasanuddin.
Hal yang sama diungkapkan Juswantar. Ia mengaku harga parkir roda dua di bandara perlu penyesuaian.
Menurutnya, dengan lengkapnya fasilitas baru yang dibangun Angkasa Pura, harusnya harga parkir bisa lebih murah. Bukan malah lebih mahal.
"Jadi bayangkan kalau biaya parkirnya saja Rp 5.000 per jam. Bagaimana dengan harga makanannya, akan lebih mahal," keluhnya.
Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan memang ada kenaikan tarif parkir roda dua sejak bulan Juli. Hal tersebut dilakukan karena lokasi parkir ada di gedung baru.
Baca Juga: Berlaku Mulai Hari Ini, Terbang ke Jawa dan Bali Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid
Fasilitasnya pun lengkap untuk memberi rasa nyaman ke pengunjung. Makanya, pengelola Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melakukan penyesuaian tarif parkir.
"Kebijakan tersebut diambil seiring telah ditingkatkannya berbagai fasilitas demi mendukung peningkatan kenyamanan dan keamanan untuk pengguna jasa," kata Handy.
Gedung parkir baru terdiri dari 4 lantai dapat menampung 624 mobil. Dilengkapi pula dengan fasilitas elevator, musalah, dan toilet.
Selain itu, gedung parkir baru ini juga terhubung dengan gedung parkir terminal eksisting melalui akses khusus. Fasilitas tersebut menjadi nilai tambah layanan bagi calon penumpang dan masyarakat yang berkunjung ke bandara.
Handy mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros soal tarif tersebut. Sosialisasi juga sudah dilakukan kepada DPRD Kabupaten Maros, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Maros, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan Lembaga Swadaya Masyarakat.
Tarif Baru Parkir Bandara Hasanuddin
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRImo Punya Fitur Baru, Transfer Sekaligus Nabung Emas Mulai Rp10.000
-
Mahasiswa Makassar Sebut Program Makan Bergizi Gratis Ladang Korupsi
-
Pemprov Papua Salurkan Bantuan Darurat untuk Warga Korban Bom Perang Dunia II
-
Kronologi Pasien Tikam Pasien di RSUP Wahidin: Pelaku Mondar-mandir Sebelum Beraksi
-
Perusahaan Jamin Keamanan PLTSa Makassar, Ajak Warga Tamalanrea Studi Banding ke China