SuaraSulsel.id - Video ratusan warga menyerbu Gedung Yayasan Aqidah Syariah Majelis Dzikir Thareqat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo beredar di media sosial Youtube.
Akun Respons membagikan video berdurasi 1 menit 4 detik sejak 7 Agustus 2021. Dengan judul : Warga Serbu Yayasan Beraliran Sesat di Paguat.
Dalam video terlihat ratusan warga mendekati Gedung Yayasan di malam hari. Tempat sejumlah jemaah melakukan ibadah. Seperti sedang melakukan salat. Jemaah laki-laki dan perempuan dipisahkan oleh pembatas.
Tapi oleh warga, kegiatan sejumlah jemaah ini dituduh sesat. Sehingga warga masuk ke dalam gedung membubarkan kegiatan jemaah yang saat kejadian terlihat sekitar 5 orang sedang duduk beribadah.
Saat masuk ke dalam gedung terlihat jemaah laki-laki dan perempuan sedang melaksanakan ibadah. Tiba-tiba terdengar suara teriakan dan lemparan batu dari luar.
Mendengar suara keributan, anak-anak yang berada dalam gedung berlari dan berteriak ketakutan. Warga di luar gedung pun terekam video melempar ke dalam gadung. Terdengar suara pecahan kaca. Aksi terjadi malam hari.
Dalam penjelasan video tertulis peristiwa terjadi Senin 2 Agustus 2021. Lokasi Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
"Mohon kerjasama pemerintah, ini masyarakat sudah mengamuk," kata pria dalam video.
Dalam video warga mengaku sudah kesal dan hilang kesabaran. Karena aktivitas jemaah ini dianggap sudah sesat dan menyesatkan. Serta dibenarkan oleh MUI setempat.
Baca Juga: Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Positif Covid-19, Istri Juga Terpapar
Belum ada keterangan resmi dari Pihak Yayasan dan pemerintah setempat terkait insiden ini.
Dalam video disebut warga mendesak agar aktivitas Jemaah ayasan Aqidah Syariah Majelis Dzikir Thareqat Naqsabandiyah Al Kholidiyah dihentikan. Gedung juga minta dibongkar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya
-
Gakkum ESDM Ingin Gunung Botak Beri Manfaat Nyata bagi Warga Maluku
-
Lapak Penjual Kelapa di Area Benteng Rotterdam Makassar Direlokasi
-
Pemprov Sulteng Tegaskan Aturan Beasiswa Ganda: Pilih Satu atau Dana Harus Dikembalikan