SuaraSulsel.id - Warga Sulawesi Selatan memiliki berbagai macam adat istiadat. Kaya akan kuliner dan berbagai pakaian adat Sulawesi Selatan.
Saat melakukan pesta pernikahan, warga Sulawesi Selatan yang terdiri dari empat suku besar sering tampil mencolok. Menggunakan Pakaian Adat Sulawesi Selatan dipadukan dengan desain modern.
Berikut pakaian adat Sulawesi Selatan yang biasa dikenakan warga saat menghadiri acara :
1. Baju Bodo
Bajo Bodo adalah pakaian adat dari Suku Bugis Makassar, Sulawesi Selatan, sering dikenakan kaum perempuan. Pakaian adat ini kerap digunakan masyarakat saat menghadiri acara pernikahan.
Digunakan perempuan Bugis dan Makassar yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu atau menghadiri acara pernikahan.
Baju Bodo juga sering digunakan saat menggelar acara di sekolah-sekolah hingga berbagai festival.
2. Baju Tutu
Pakaian adat yang kerap disebut sebagai Baju Tutu ini merupakan pakaian yang kerap digunakan oleh kaum laki-laki suku Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Kabar Duka, Adik Ipar Gubernur Sulsel yang Juga Komisaris Perseroda Meningga Karena Covid
Pakaian adat ini berjenis jas yang dikenal dengan nama Jas Tutu. Biasanya Baju Tutu ini akan disandingkan dengan celana atau kain sarung alias lipa.
Sama dengan Baju Bodo, Baju Tutu juga kerap digunakan dalam acara resepsi acara pernikahan. Untuk menyambut tamu-tamu yang menghadiri acara pernikahan.
3. Pakaian Pengantin Khas Suku Bugis
Pakaian adat pengantin khas suku bugis di Sulawesi Selatan ini juga kerap dijumpai saat menghadiri acara resepsi pernikahan. Bedanya, pakaian adat pengantin bugis ini hanya dikenakan oleh kedua mempelai wanita dan laki-laki yang sedang melangsungkan pernikahan.
Pakaian adat pengantin bugis ini memiliki beragam warna. Namun, yang membedakan dengan pakaian adat pengantin dari daerah lain adalah pakaian adat bugis tersebut dihiasi dengan berbagai pernak-pernik seperti gelang hingga kalung yang berwarna keemasan yang dikenakan oleh kedua mempelai.
Untuk menambah keanggunanya, pakaian adat pengantin suku bugis ini juga terdapat pada bagian kepala. Mempelai perempuan akan mengenakan sanggul yang berdiri tegak berbentuk runcing yang mirip dengan tusuk konde.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya