SuaraSulsel.id - Warga Bitung menemukan bayi diduga korban pembunuhan di Pantai Manembo-nembo Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
Bayi ditemukan meninggal dalam kantong plastik berwarna putih. Ditemukan warga saat mencari kerang di pantai, Minggu 25 Juli 2021.
Mengutip BeritaManado.com, warga Kelurahan Manembo-nembo lingkungan III RT 04 Kecamatan Matuari mengaku terkejut saat membuka tas plastik yang ditemukan ternyata berisi jasad bayi masih lengkap dengan tali pusar.
Warga pun langsung melaporkan apa yang ditemukannya itu ke kelurahan dan langsung diteruskan ke aparat kepolisian.
Dan dari hasil pemeriksaan, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tanda bekas kekerasan menggunakan senjata tajam di bagian lehar serta terindikasi bayi malang itu dibunuh sebelum dibuang.
Penemuan jasat bayi itu dibenarkan Kapolsek Matuari, Kompol Andri Permana SIK yang langsung mendatangi lokasi bersama anggotanya bersama Inafis Polres Bitung.
Setelah melakukan olah TKP, mayat bayi itu dibawa ke RSUD Manembo-nembo untuk dilakukan autopsi dan hasilnya sangat mengejutkan.
“Hasil autopsi oleh dokter forensik ditemukan, bayi lahir hidup, bayi lahir normal, bayi lahir cukup bulan, kematian sekitar 24 – 48 jam sebelum pemeriksaan atau autopsi dilaksanakan mulai pukul 22.30 Wita,” kata Andri, Senin (26/07/2021).
Lebih mengejutkan lagi kata Andri, pada bagian leher bayi ditemukan luka iris panjang sembilan centi meter, dalam luka sampai tulang belakang leher.
Baca Juga: Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Divonis 18 Tahun Penjara
“Kesimpulan sementara, sebab kematian akibat luka iris pada leher bayi dan kami masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
-
APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel