Sebagai perusahaan yang sarat akan inovasi, Telkom memahami bahwa inovasi adalah kunci keberlangsungan suatu perusahaan. Untuk itu, melalui program Muda Maju Bersama 1.000 Startup yang diusung Gojek bersama ITDRI akan akan mendukung para generasi muda bangsa untuk memperoleh beragam pengetahuan terkait inovasi, pengembangan inovasi dari best practice yang sudah ada, membangun networking hingga memperoleh investor.
"Yang terpenting, dengan bergabung dalam muda maju Bersama 1.000 startup teman-teman berkesempatan untuk menjadi talenta digital Indonesia. Semoga hal ini akan menjadikan Indonesia ke depannya lebih baik lagi," ungkap M. Fajrin Rasyid.
Inisiatif dari Muda Maju Bersama 1.000 startup ini juga mengurangi kendala yang dihadapi anak muda di kawasan Indonesia Timur. Dalam mengeksplor kemampuannya dalam menggagas inovasi dan gerakan yang memberikan dampak sosial.
“Dengan potensi sebesar ini, kita harus mampu memanfaatkan peluang sekaligus menciptakan lebih banyak dampak sosial melalui berbagai inovasi teknologi, sehingga Indonesia terutama di kawasan timur bisa semakin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital dan menjadi pemimpin di negeri sendiri,“ tutup Kevin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila