Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Kamis, 08 Juli 2021 | 15:56 WIB
Rumah warga di Kabupaten Jeneponto rusak setelah diterjang banjir, Kamis 8 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Basarnas Sulsel]

SuaraSulsel.id - Bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, sejak Rabu 7 Juli 2021.

Bencana hidrometeorologi basah tersebut melanda Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng, dan Kabupaten Sinjai.

Abdul Muhari Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir yang terjadi di Kabupaten Jeneponto dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Tinggi Muka Air (TMA) banjir dilaporkan berkisar antara 50-200 sentimeter.

Dari bencana tersebut, satu warga di Kecamatan Tarowang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, banjir juga menyebabkan 13 rumah rusak berat, 43 rumah rusak ringan, dan lima kantor pemerintahan seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, serta UPTD Kecamatan Tarowang terendam.

Baca Juga: Buat UMKM Sulsel, Ini Cara Dapat Bantuan Langsung Tunai Rp 1,2 Juta

Kemudian di Kecamatan Binamu, sedikitnya 26 rumah yang masuk wilayah administrasi Kelurahan Balang Toa dan 15 rumah di Kelurahan Balang terendam banjir.

Selanjutnya di Kecamatan Arungkeke, ada 10 rumah yang mengalami rusak berat akibat diterjang banjir. Sedangkan 30 rumah dilaporkan rusak ringan.

"Berikutnya tiga unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan delapan lainnya rusak ringan akibat terdampak banjir di Kecamatan Batang," kata Muhari, Kamis 8 Juli 2021.

Dalam hal ini, menurut laporan dari Tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Rahim, banjir di sebagian wilayah tersebut sudah berangsur surut secara bertahap.

"Saat ini banjir berangsur surut," ungkap Rahim.

Baca Juga: Bikin SKCK di Polda Sulsel, Akan Diantar ke Rumah Pakai Gojek

BPBD Kabupaten Jeneponto bersama Tim SAR, TNI/Polri, lintas instansi terkait dibantu warga setempat telah melakukan kaji cepat, pemantauan rutin dan mendistribusikan bantuan yang dibutuhkan para warga terdampak banjir.

Load More