SuaraSulsel.id - Satuan Tugas atau Satgas Detektor Covid-19 Makassar Recover Kecamatan Ujung Pandang mengevakuasi seorang pria terbaring di sekitar Dermaga Kayu Bangkoa Makassar.
Pria tersebut dilaporkan demam dan tertidur di dekat dermaga. Setelah dilakukan swab antigen hasilnya positif. Sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Daya.
Pria tersebut diduga orang terlantar. Berasal dari Kabupaten Jeneponto. Saat ini masih dalam penanganan di rumah sakit.
Selain itu, Satgas Covid juga menemukan satu keluarga terpapar Covid 19 di RT 1/RW 1, Kelurahan Baru, Kota Makassar.
Hal ini diungkapkan Master Covid Ujung Pandang, Andi Patiware saat dikonfirmasi, Rabu 7 Juli 2021.
Menurut Patiware, Tim Makassar Recover sedang bekerja turun ke wilayah untuk mendeteksi penyebaran virus Corona dengan meneruskan sesuai perintah Wali Kota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto.
"Mereka Satgas Detektor bekerja di wilayah Rukun Tetangga (RT). Sehingga detektor di Kelurahan Baru mendapatkan klaster keluarga. Dimana dalam satu keluarga ada 3 orang terkonfirmasi positif Covid 19. Suami, Istri dan asisten rumah tangganya,"ujar Mantan Camat Patiware.
Dengan inisiatif keluarga itu, lanjut Andi Patiware, langsung melakukan isolasi mandiri untuk berobat di berbagai Rumah Sakit, yakni Awal Bros, Siloam dan RS Dadi.
Kedepannya tugas satgas detektor perwakilan Makassar Recover tingkat RT. Akan mendampingi petugas Kesehatan (Nakes) di wilayahnya. Dan semua telah siap menjalankan program ini.
Baca Juga: Mahasiswa Unismuh Makassar : Kuliah Online Cara Pemerintah Bungkam Mahasiswa
"Penguatan imunitas, adaptasi sosial, dan pemulihan ekonomi dapat terpenuhi dalam kondisi pandemi Covid 19.
Saya juga mengimbau masyarakat yang merasa demam, segera melaporkan ke Satgas Detektor Makassar," jelas Patiware.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika