"Saya kira apa pun yang menjadi keputusan di badan musyawarah untuk dibahas itu tidak ada masalah. Yang jadi soal itu kalau tidak masuk di agenda kemudian itu disusupkan masuk. Sehingga kalau mau menjadikan agenda tambahan, ya tentu harus melalui penyampaian kepada badan musyawarah. Begitu mekanismenya," tambah Musaddaq.
Musaddaq mengaku tidak mengetahui apakah di balik peristiwa cekcok dua Anggota DPRD Sulsel tersebut terdapat kepentingan lain.
Tetapi, kata dia, jika cekcok itu terjadi hanya disebabkan dengan sesuatu hal yang tidak berkaitan subtansial dengan kepentingan rakyat, maka sangat mencederai institusi DPRD Sulsel sebagai lembaga terhormat.
"Nah, kalau persoalan itu kemudian mau saling jotos, saya kira itu mencederai institusi DPRD sebagai lembaga terhormat. Teman-teman di DPRD mesti harus rasional dan mengedepankan etika dalam musyawarah, sehingga publik bisa menilai dan melihat. Apalagi dengan hal-hal yang tidak subtansial dengan kepentingan rakyat," papar Musaddaq.
"Kalau kepentingan rakyat terus mereka mau saling hantam, ya terserahlah dia. Siapa yang membela rakyat dan siapa yang tidak membela rakyat. Kan di situ poinnya kita. Tapi kalau hal-hal yang tidak subtansial kemudian mau saling hantam, saya kira ini perdebatan yang tidak sehat dan tidak bisa menjadi cermin bagi publik dalam berdemokrasi," sambung Musaddaq.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu
-
Hoaks atau Fakta? Surat Bupati Gowa Minta Mediasi Gubernur Sulsel
-
Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?
-
JPMorgan Validasi Transformasi BRI, Rekomendasi BBRI Naik Jadi Overweight