SuaraSulsel.id - Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas), Ansariadi, mengatakan terjadi peningkatan jumlah kasus positif selama 5 pekan terakhir di Kota Makassar.
Sebab itu, Ansariadi yang juga Ketua Tim Epidemiologi Kota Makassar berharap warga Makassar makin waspada mencegah dirinya terinfeksi dan terus menjalankan protokol kesehatan lebih ketat.
"Saat ini terdapat 328 kasus dimana 55 persen diantaranya dirawat di rumah sakit, terjadi peningkatan jumlah kasus per minggu sejak 5 minggu terakhir ini. Peningkatan kasus ini dapat meningkatkan hunian di rumah sakit," ujar Ansariadi dalam keterangannya, Senin 21 Juni 2021.
Ansariadi menjelaskan, pekan ketiga Juni ini, total kasus baru yang terdeteksi terpapar virus Corona sebanyak 164 orang, meningkat 14 persen dari pekan sebelumnya, 144 kasus. Dengan RT diatas 1.
"Peningkatan jumlah kasus ini terjadi hampir pada semua kelompok umur. Kasus baru Covid-19 sebagian besar dilaporkan berdomisili di Kecamatan Panakkukang, Ujung Pandang, Biringkanaya, Manggala, Rappocini, Tamalanrea, dan Tamalate," ungkap Ansariadi.
Dengan terus meningkatnya jumlah kasus dalam beberapa minggu ini, lanjut Ansariadi, perlu dilakukan evaluasi pelaksanaan pengendalian selama ini khususnya upaya penemuan kasus melalui tes, tracing, dan isolasi yang selama ini dilakukan dan segera dilakukan perbaikan untuk memutuskan rantai penularan.
"Termasuk pengawasan terhadap kasus dengan isolasi mandiri. Peningkatan kasus baru setiap minggunya akan berakibat pada meningkatkan hunian di rumah sakit karena Covid," ungkap Ansariadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 19 Rumah dan Satu Mobil Rusak
-
Berapa Jumlah Pajak Warga Sulsel Sepanjang 2025? Ini Data Perpajakan
-
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Malam Pintu Langit Dibuka
-
Tawuran Lagi! Satu Warga Tewas di Makassar