Guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kota Makassar berharap pada Otoritas Bandara (Otban) Sultan Hasanuddin, dan Syahbandar Pelabuhan Makassar melakukan skrining ganda. Bagi warga yang melakukan perjalanan ke Kota Makassar.
Selain bandara dan pelabuhan, pihak pengelola terminal angkutan antar daerah juga diharap melakukan skrining ulang bagi para pendatang.
"Langkah antisipasi penyebaran Covid-19 dari klaster pendatang. Maka akan dilakukan Double Screening. Pemkot akan mengimbau agar otoritas bandara, terminal dan pelabuhan segera melakukan screening ulang bagi para pendatang," ujar Jubir Tim Makassar Recover Henny Handayani.
Awal Juli mendatang, Tim Detektor Makassar Recover akan segera melaksanakan skrining massal, di semua kelurahan.
Tujuannya, lanjut Henny, untuk memaksimalkan agenda triase (pemilahan) tingkatan gejala paparan virus Covid-19. Hal ini juga untuk mengantisipasi lebih dini ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit dan ruang isolasi.
Henny menambahkan, pengawasan pada para pelaku usaha kuliner dan tempat hiburan, melalui zoom monitoring akan lebih dipertegas. Termasuk pula penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah makin diperketat untuk mencegah timbulnya klaster baru dari jemaah.
"Semua tempat usaha dan acara harus mengikuti sistem monitoring jaringan pemkot. Jika tidak, akan dibubarkan. Jamaah wajib memakai masker, yang tidak pakai masker ibadah di rumah saja," tambah Henny.
Sementara itu, terkait merebaknya varian baru virus Corona, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, aktif memantau perkembangan dan intens melakukan rapat bersama para pemangku kepentingan di jajarannya, untuk merumuskan langkah-langkah strategis penanganan pandemi.
"Pak Wali sangat concern memantau situasi-kondisi, dan perkembangan terbaru terkait Covid-19, salah satunya rencana persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah, yang diketahui varian baru Covid rentan menyerang kalangan usia muda, termasuk pula langkah-langkah menekan jumlah okupansi rumah sakit dengan proses triase yang tepat oleh tim detektor," kata Henny.
Baca Juga: Kominfo-Pemkot Makassar Bikin Pelatihan untuk 10 Ribu Talenta Digital
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
7,8 Juta Rokok Ilegal Masuk Makassar, Modus Sembunyi di Peti Kemas Berhasil Dibongkar Bea Cukai
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN