SuaraSulsel.id - Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas, melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat, di Kelurahan Losari, Kota Makassar.
Ketua Prodi MSP Unhas Nadiarti menjelaskan, kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk mengurangi pencemaran laut. Mengangkat tema: Pengolahan Limbah Rumah Tangga Masyarakat Pesisir Kelurahan Losari Kota Makassar.
Menurut Nadiarti, kegiatan ini berlangsung secara hybrid dan melibatkan kurang lebih 40 peserta. Sebanyak 20 orang mengikuti secara luring (luar jaringan) dan sisanya ikut secara daring (dalam jaringan).
“Khusus kegiatan luring, kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ujar mantan Wakil Dekan 2 FIKP itu, Kamis 17 Juni 2021.
Nadiarti berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk. Dapat meningkatkan penghijauan dan penghasilan tambahan bagi warga.
Ketua Panitia Khusnul Yaqin mengatakan, selain diisi dengan pengarahan akan pentingnya menjaga laut, pada kesempatan itu, Prodi MSP juga menyerahkan satu unit alat komposter kepada warga Kelurahan Losari. Diterima langsung Lurah Losari, Syahrial Syamsuri.
Menurut Khusnul, komposter tersebut berfungsi mengubah sampah organik menjadi kompos berupa pupuk cair.
“Kami juga mendemokan cara menggunakan komposter tersebut kepada warga dan berharap dapat ditiru oleh masyakat luas," ujar Khusnul.
Baca Juga: Deposito Nasabah Rp 20 Miliar Hilang, BNI Klaim Tak Ada Dana Masuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?