Pengajar Kelas Internasional Fakultas Hukum ini mematok solusi atas konflik Israel - Palestina. Kata kunci menurut pandangannya, "internal faksi-faksi di Palestina, seperti Hamas, Fatah, PLO, PA dan lainnya, harus bersatu terlebih dahulu. Barulah kemudian Palestina kuat untuk menyuarakan kemerdekaannya."
Diskusi Jurnal Warung Kopi sesi ke - 2 berlangsung dari siang hingga sore yang berlangsung di hari Jum'at (11/6/2021). Dengan mengambil tempat deskopidi, salah satu kedai di Bukit Baruga. Di hadiri dari berbagai kalangan, yaitu akademisi, mahasiswa, aktifis media dan aktifis pemberdayaan masyarakat.
Seri Diskusi Jurnal Warung Kopi ini dengan peserta terbatas dan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan. Diskusi kali diharapkan terus berlanjut.
“Setidaknya, kita bisa adakan dua seri diskusi dalam sebulan,” kunci Wahyuddin Junus, Founder Jurnal Warung Kopi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Mengintip Rencana Strategis Pemprov Sulsel dan PTDI di Airshow Singapura
-
DPO Kasus Rudapaksa Anak di Maluku Diringkus di Dalam Goa Hutan
-
Pimpinan Ponpes di Muna Barat Diduga Cabul, Massa Nyaris Bentrok
-
Kopi Legendaris 'Kurrak' Polewali Mandar Kini Dilindungi Negara
-
Beasiswa Otsus Antar Cecilia Kuliah di AS, Yunita Monim: Pendidikan Faktor Utama Bangun Papua