Dimana sirkulasi udara yang tidak bebas justru mempercepat terjadinya ledakan. Seandainya Kamaruddin terlatih, maka dia akan bertindak sesuai prosedural. Caranya menutup kebocoran itu baik menggunakan jari tangannya saja sehingga gas tidak tersembur lagi dan apinya otomatis akan padam.
Atau dia akan melarikan tabung gas ke tempat terbuka. Dimana udara bebas bisa menghambat terjadinya ledakan. Atau pada kondisi tertentu dia akan menutupi seluruh bagian tabung gas dan regulator yang bocor itu dengan karung goni yang basah dan jangan membiarkan ada celah udara keluar.
Atau akan menggunakan alat pemadam api ringan yang berisi chemical powder pada bagian-bagian tertentu dari dapur yang sudah terlanjur terjalar api.
Pertanyaannya, apakah Kamaruddin pernah dilatih khusus untuk tindakan itu? apakah tersedia alat pemadam api ringan baik yang modern maupun tradisional yang cukup di rumah makan itu?
"Saya sering makan dan mampir di rumah makan yang lokasinya sangat strategis ini. Dapurnya di bagian depan, persis di belakang kasir," kata Mustamin.
Sebagai petugas pemadam kebakaran, Mustamin mengaku sering memperhatikan ketersediaan alat pemadam di sekitar dapur di belakang kasir. Dia pernah melihat satu APAR yang letaknya berada di bawah lantai.
"Saya menegur supaya alat itu diletakkan di tempat yang mudah terlihat dan mudah terjangkau dan jangan disimpan di lantai. Kasir pada saat itu hanya mengiyakan saja," katanya.
"Tapi ketika saya datang lagi beberapa hari kemudian untuk pesan makanan, saya melihat ternyata APAR itu belum berpindah tempat. Abai. Ya kita memang selalu abai pada hal-hal yang belum terjadi. Padahal banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai langkah antisipasi agar korban jiwa dan harta dapat dicegah," ungkapnya.
Baca Juga: Evakuasi Anak Kucing yang 4 Hari Terjebak, Damkar Karawang Banjir Pujian
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo
-
BRI Ajak Nasabah Tumbuh Bersama di Tahun Kuda Api Lewat BRI Imlek Prosperity 2026
-
DPR RI Ingatkan Bahaya Pemekaran Luwu Raya: Banyak Daerah Bernasib Tragis
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Inilah Cara Aura Research Bantu Brand Pahami Opini Publik di Medsos