SuaraSulsel.id - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menempatkan pasukan Brimob dan Anggota Polresta Jayapura Kota untuk mengamankan pelaksanaan ibadah di rumah duka Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.
Langkah ini dilakukan mengantisipasi keributan yang dilakukan oknum masyarakat di tengah suasana duka.
“Untuk pelaksanaan ibadah selanjutnya akan dimulai malam ini pada Senin 24 Mei 2021 akan dijaga oleh personel Brimob,” kata Fakhiri kepada KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Senin 24 Mei 2021.
Pengamanan ini, kata Fakhiri, telah disampaikan kepada pihak keluarga almarhum Klemen Tinal. Ia pun menyampaikan akan menindak tegas oknum masyarakat yang membuat keributan di rumah duka.
“Tadi kami sudah sampaikan ke pihak keluarga, malam ini terakhir orang ribut di rumah duka. Tadi sudah disepakati, kalau ada yang mabuk dan berkeliaran akan ditahan di Polresta Jayapura Kota,” ucapnya.
Dalam pengamanan, sambungnya, pihaknya akan menempatkan personel Bimob dan Polresta Jayapura Kota di dalam maupun luar rumah duka. Dari pertemuan juga disepakati hanya anggota keluarga yang berada di dalam kediaman.
Fakhiri juga menyesalkan adanya oknum-oknum masyarakat yang datang ke lokasi dalam kondisi pengaruh minuman beralkohol. Menurutnya, tindakan tersebut telah keluar dari budaya di Papua.
“Tadi ribut karena pembahasan pembagian kelompok Itu yang sangat disayangkan oleh kami termasuk keluarga yang berduka. Ini sudah keluar dari budaya, mereka minum alkohol lalu ribut cari persoalan,” katanya sembari membenarkan adanya tembakan peringatan untuk menenangkan massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat