SuaraSulsel.id - Kubangan Stadion Mattoanging kembali menelan korban. Hari ini dua anak yang mandi dalam air kubangan meninggal tenggelam.
"Korban sudah diantar ke rumahnya di Jalan Kakatua 2," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Hasanuddin kepada wartawan, Minggu 23 Mei 2021.
Hasanuddin mengatakan, korban diperkirakan berumum 14 sampai 15 tahun. Memanfaatkan hari libur dengan mandi-mandi di air kubangan sedalam 4 meter.
Kubangan dalam lokasi Stadion Mattoanging ini sebelumnya juga pernah menelan korban. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah memasang larangan kepada setiap orang untuk masuk ke dalam lokasi.
Terlihat tulisan larangan menggunakan spanduk yang sudah robek di dekat lokasi kubangan.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memastikan akan melanjutkan proses pembangunan Stadion Mattoanging.
Sudirman mengaku pembangunan Stadion Mattoanging akan dilanjutkan tahun depan. Pihaknya sedang melakukan review desain.
"Tahun ini akan kita review desainnya, kemudian tahun depan ada progres (pengerjaan) sesuai kemampuan keuangan daerah," ujar Sudirman, Jumat, 21 Mei 2021.
Pemprov Sulsel mengaku menyiapkan dua opsi desain. Salah satunya adalah mengurangi kapasitas stadion.
Baca Juga: Utang Rp 1,16 Triliun untuk Pembangunan Stadion Mattoanging Tidak Cair
Kapasitas stadion dikurangi karena beberapa hal. Selain karena kondisi keuangan, juga karena pertimbangan perizinan oleh Pemkot Makassar.
"Tapi pembangunan Stadion Mattoanging kita fokuskan berstandar FIFA. Kita fokus review desain ulang dulu," jelasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Andi Arwin Asiz menambahkan, pembangunan Stadion Mattoanging dilanjutkan tapi didesain ulang. Artinya, ada penyesuaian anggaran, dari target Rp 1,1 triliun menjadi Rp 250 miliar saja.
"Redesain dilakukan pada tahun 2021 sambil menunggu perubahan alokasi Rp 1 triliun lebih bisa dikurangi pada perubahan APBD 2021," jelas Arwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes