SuaraSulsel.id - Tiga korban Mobil Toyota Avanza yang terjun ke Sungai Rippung, Kabupaten Mamasa, ditemukan. Tiga korban berjenis kelamin perempuan ditemukan meninggal setelah tiga hari pencarian.
Kepala Basarnas Mamuju Saydar Rahman Jaya mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 13.45 Wita, Kamis 6 Mei 2021. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban sekitar 3 sampai 10 Km dari lokasi jatuhnya mobil.
“Ketiga korban ditemukan jauh dari tempat kejadian di tempat berbeda. Korban kemungkinan terbawa arus sungai,“ kata Saydar kepada Pojokcelebes.com -- jaringan Suara.com
Sebelumnya Toyota Avanza putih terjun bebas ke Sungai Messawa, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa. Tiga orang penumpang hilang dalam peristiwa ini.
Mobil Avanza dengan nomor polisi DD 1348 SC mengangkut penumpang dari Mambi Sulawesi Barat menuju Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.
Peristiwa terjadi Senin (3/5) pagi sekitar Pukul 07.00 Wita.
Polisi telah menetapkan sopir mobil atas nama Muammar sebagai tersangka. Sopir terancam hukuman 6 tahun penjara dengan denda Rp 12 Juta rupiah. Dijerat pasal 310 ayat (4) Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Kasat Lalu Lintas Polres Mamasa AKP Ferrix Sandhy mengatakan, kecelakaan mobil penumpang berplat hitam diduga karena kelalain sopir.
Sopir mengaku melihat benda hitam saat melaju. Sehingga mendadak banting setir ke arah sungai.
Baca Juga: Jadwal Imsak Makassar 25 Ramadhan 1442 Hijriah, Jumat 7 Mei 2021
“Membanting setir ke arah kiri kemudian mobil pun terjun ke sungai,” kata Ferrix kepada pojokcelebes.com -- jaringan suara.com
7 orang penumpang mobil tersebut yang mengalami perawatan intensif di Puskesmas Messawa, diantaranya:
1. Lel. Muammar / 26 thn / alamat : salualo. (Sopir).
2. Per. Anita / 24 thn / alamat : Mambi. (Ibu dari lel. Muh. Rafi)
3. Lel. Muh. Rafi / 1 tahun / alamat : mambi. (Anak dari per anita)
4. Per. Hasna / 28 thn / alamat : keppe / luka : luka robek pada telinga kiri, lecet pada bagian dagu. (Ibu dari per. Naila dan kaila)
5. Lel. Haris / 33 tahun / alamat : mehalaan barat. ( Suami per. Nur Indah sari dan ayah dari per. Yunda anugrah dan per. Yusgeisah)
6. Per. Yunda anugrah / 8 thn / alamat : mehalaan barat. (Anak dari lel. Haris dan per. Nur indah sari)
7. Per. Yusgeisah / 2 thn / alamat : mehalaan barat. (Anak dari lel. Haris dan per. Nur indah sari).
Sedangkan korban yang hilang sebanyak 3 orang :
1. Per. Naila / 12 thn / alamat : keppe. (Anak dari per. Hasna).
2. Per. Kaila / 1 tahun / alamat : keppe.(Anak dari per. Hasna)
3. Per. Nur indah sari / 30 tahun / alamat : mehalaan barat. ( Istri dari lel. Haris )
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN