SuaraSulsel.id - Marah tidak diberi uang, dua pemuda menganiaya wisatawan perempuan di area Tambat Labuh Kendari Beach, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dua tersangka penikaman berinisial MU (22 tahun) dan DM (24 tahun) langsung ditangkap petugas dari Polsek Kemaraya. Setelah menerima laporan.
Kapolsek Kemaraya Iptu Ridwan mengatakan, peristiwa bermula saat dua orang tersangka datang dan memeras uang kepada warga atau wisatawan lokal yang ada berada di sekitar Kendari Beach. Mereka memaksa meminta uang karena ingin membeli minuman keras.
"Saat itu korban bernama Laila sedang duduk bersama temannya, lalu datang tersangka meminta uang. Namun korban tidak mau memberi. Lalu (korban) pukul pelaku di bagian pinggang bagian kiri. Sebanyak satu kali. Tersangka yang tidak terima, lalu menusuk pinggang korban sebanyak dua kali," kata Ridwan.
Ridwan mengatakan, penganiayaan terhadap wisatawan lokas terjadi pada Sabtu 11 April 2021. Sekitar Pukul 01.00 Wita, di Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
"Adapun barang bukti yang telah diamankan sebuah badik yang digunakan pelaku untuk menikam korban," kata Ridwan kepada wartawan, Rabu 14 April 2021.
Mengutip dari telisik.id -- jaringan Suara.com, usai kejadian, korban langsung dilarikan di Rumah Sakit Santa Anna. Agar mendapatkan perawatan. Saat ini konsisi korban sudah agak pulih.
"Akibat perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat Undang-Undang berlapis dan Undang-Undang darurat Pasal 351 ayat 1 KUHP dan pasal 335 ayat 1, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," tutupnya.
Baca Juga: Jenazah Tukang Ojek yang Ditembak KKB Papua Diterbangkan ke Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mantan Bupati Konawe Utara Diperiksa Kejagung Terkait Izin Tambang di Hutan Lindung
-
Surat Lusuh Warga Sinjai Minta Beras dan Garam, 7 Hari Tak Makan Nasi Anak Sakit
-
Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja
-
Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030 Raih Suara Terbanyak MWA
-
Gubernur Sulsel dan 2 Menteri Tidak Hadiri Pemilihan Rektor Unhas